MASAKINI.CO – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Banda Aceh bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Aceh menggelar Sekolah Pasar Modal di Kantor BEI Banda Aceh, Sabtu (25/11/2023).
Sekolah pasar modal tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari berbagai universitas yang ada di Aceh.
Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Aceh, Thasrif Muhardi mengatakan, pentingnya pemahaman mengenai berbagai produk keuangan serta pengelolaan keuangan bagi masyarakat.
Sehingga, kata dia, masyarakat Aceh tak hanya menyaksikan para pemegang saham namun juga menjadi pemilik saham atau pemilik perusahaan.
Hal itu dapat dilakukan dengan adanya pasar modal, karena pasar modal ini menjadi salah satu solusi untuk dunia usaha.
“Bahkan perusahaan besar yang dulunya kecil kini menjadi besar sekarang melalui pasar modal Indonesia ini,” kata Thasrif.
Ia menjelaskan, pemahaman pasar modal ini semestinya penting diketahui semua orang. Pasalnya, setiap orang adalah pelaku ekonomi sehingga literasi pasar modal itu wajib diketahui.
“Pelaku ekonomi adalah kita semua, apabila perusahaan yang terjun ke pasar modal maka dapat meningkatkan asetnya hingga berkali lipat, karena pasar modal adalah jalan untuk bisa naik,” jelasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, ketua BPD HIPKA Banda Aceh, M. Furqan mendorong agar perusahaan-perusahaan di Aceh untuk mendapatkan akses modal.
Maka ia berharap agar perusahaan-perusahaan yang ada di Banda Aceh dapat segera emiten dalam jangka waktu 5 tahun ke depan.
“Saya optimis di bawah koordinator dan kebersamaan ini, 3-5 tahun lagi perusahaan di Banda Aceh dapat emiten,” katanya.
Seiring jumlah investor pasar modal yang terus mengalami kenaikan, lanjutnya, serta gencarnya edukasi serta kemudahan akses yang ditunjang oleh perkembangan teknologi, pemahaman pasar modal menjadi hal yang positif.
“Maka ini sangat penting untuk diketahui,” pungkasnya.