MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bahasa Devayan dari Simeulue Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
20 Mei 2024
in Daerah
0
Bahasa Devayan dari Simeulue Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda

Ilustrasi | Suasana sebuah pelabuhan di Kabupaten Simeulue. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Salah satu bahasa lokal di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang dikenal dengan sebutan Bahasa Devayan ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai warisan budaya tak benda (WBTb).

“Bahasa Devayan merupakan bahasa asli masyarakat Pulau Simeulue. Kini, Bahasa Devayan resmi tercatat menjadi warisan budaya tak benda,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simeulue, Asmanuddin dalam keterangannya dikutip masakini.co, Senin (20/5/2024).

RelatedPosts

Kafilah Aceh Pulang Bawa Prestasi Empat Besar, Kini Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ 2028

GPM Banda Aceh Digelar Dua Hari, Paket Sembako Dijual Rp170 Ribu

BACCE 2026 Tarik 26 Ribu Pengunjung, 120 UMKM Ikut Ambil Peluang

Selain bahasa devayan, di daerah kepulauan itu juga terdapat tiga bahasa lokal lainnya yakni; bahasa Sigulai, Simolol dan Lekon.

“Bahasa itu digunakan oleh masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Asmanuddin berencana nantinya tiga bahasa tersebut juga bakal diusul menjadi warisan budaya tak benda mengikuti jejak Bahasa Devayan. “Ini untuk melestarikan bahasa asli masyarakat pulau Simeulue,” ungkapnya.

Dia menyebut saat ini sudah ada empat sertifikat pengakuan WBTb yang diperoleh Simeulue. Itu adalah smong nafi-nafi, nandong, makanan tradisional memek, dan yang terbaru bahasa devayan.

Tags: acehBahasa DevayanKemendikbudristekSimeulueWBTb
Previous Post

Prakiraan BMKG: Hujan Lebat Guyur Aceh Hingga 3 Hari

Next Post

Atlet PON XXI Dijatah 400 Ribu, Tito: Sharing 50 Persen

Related Posts

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

by Ahlul Fikar
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 59 satuan pendidikan di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang telah...

Next Post

Atlet PON XXI Dijatah 400 Ribu, Tito: Sharing 50 Persen

Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co