MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Mengenal Dikee Pam Panga, Kesenian Aceh Jaya yang Telah Ditetapkan WBTb

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
9 Agustus 2024
in Daerah
0
Mengenal Dikee Pam Panga, Kesenian Aceh Jaya yang Telah Ditetapkan WBTb

Sejumlah pelajar di Aceh Jaya sedang berlatih Dikee Pam Panga. (foto: dok Disdik Aceh Jaya)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pada Oktober 2022 di Yogyakarta jadi tonggak sejarah penting bagi tradisi Dikee Pam Panga asal Aceh Jaya, Aceh. Kesenian itu ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTb) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Penetapan ini memberikan semangat baru bagi masyarakat dan pemerintah setempat untuk melestarikan budaya yang kaya ini agar tidak hilang seiring kemajuan zaman.

RelatedPosts

Sambut Ramadan 1447 H, Forkopimda Banda Aceh Terbitkan Seruan Bersama

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Afdhal Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran Alue Naga

Apa itu Dikee Pam Panga?

Dikee Pam Panga adalah seni yang memadukan lantunan zikir dengan gerakan tangan sambil merebahkan badan.

“Dikee” berarti ‘zikir’, “pam” berarti ‘merebahkan badan’, dan “panga” merujuk pada kawasan di Aceh Jaya.

Tradisi ini diciptakan oleh seorang ulama setempat, Tengku Hamzah, sebagai media untuk syiar Islam atau dakwah. Seiring berjalannya waktu, Dikee Pam Panga juga berkembang menjadi bagian dari kesenian.

Setelah wafatnya Tengku Hamzah pada 1978, tradisi ini sempat meredup. Meskipun demikian, beberapa kelompok seni di desa-desa masih terus melestarikannya, terutama saat perayaan Maulid Nabi.

Dikee Pam Panga dimainkan oleh 16 laki-laki yang dipimpin oleh dua radat atau syekh pelantun syair. Awalnya, syair yang digunakan berbahasa Arab, tetapi kini banyak yang dimodifikasi dengan campuran bahasa Aceh.

Uniknya, Dikee Pam Panga ditampilkan tanpa iringan alat musik. Sebagai gantinya, tepukan tangan dan pukulan dada para pemain menjadi nada pengiring.

Gerakan tangan dalam Dikee Pam Panga terdiri dari 16 likok, namun saat ini yang sering dimainkan adalah delapan likok.

Tags: aceh jayaDikee Pam PangaDisbudpar AcehKesenian AcehWBTb
Previous Post

98 Persen Penduduk Terdaftar JKN, Aceh Terima Penghargaan

Next Post

Penggunaan QRIS Saat PON di Aceh Free Biaya Admin, Bisakah?

Related Posts

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN

by Redaksi
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Event tahunan Aceh Ramadhan Festival kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia....

Aceh Street Food Festival 2025: Merayakan Cerita di Balik Rasa

by Redaksi
26 November 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh kembali menggelar Aceh Street Food Festival (ASFF) 2025 dengan mengangkat tema inspiratif,...

Resmi Ditutup, Aceh Festival Hadirkan Energi Baru Bagi Pariwisata

by Redaksi
24 November 2025
0

MASAKINI.CO - Kegiatan Aceh Festival 2025 yang berlangsung selama dua hari, 22-23 November 2025 resmi ditutup. Event itu dinilai mampu...

Next Post

Penggunaan QRIS Saat PON di Aceh Free Biaya Admin, Bisakah?

Curi Kabel Lampu Bandara SIM, Warga Aceh Besar Ditangkap

Curi Kabel Lampu Bandara SIM, Warga Aceh Besar Ditangkap

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co