MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Lalu Lintas Ternak Ilegal Penyebab PMK Merebak Lagi di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
10 Januari 2025
in Daerah
0

Ratusan sapi di pasar hewan Sibreh, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar.(Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di sejumlah wilayah di Aceh. Dinas Peternakan (Disnak) Aceh mengungkap salah satu penyebabnya yaitu masuknya ternak secara ilegal yang tidak terpantau kesehatannya.

Kepala Disnak Aceh, Zalsufran menjelaskan lalu lintas ternak yang tidak melalui jalur resmi itu menjadi celah penyebaran virus PMK.

RelatedPosts

65 Sapi Kurban Terkumpul, Pemko Banda Aceh Prioritaskan Gampong Minim Kurban

Sekda Aceh Tekan SKPA Percepat Serapan Anggaran, Realisasi APBA Tembus Rp3,5 Triliun

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

“Masih ada ternak yang masuk ke Aceh di luar pos pengawasan yang telah ditentukan, baik melalui darat maupun laut. Bahkan, terkadang ada sapi yang masuk dari Thailand,” ujarnya kepada masakini.co, Jumat (10/1/2025).

Dia menjelaskan ternak yang masuk melalui pelabuhan resmi biasanya diperiksa sesuai syarat kesehatan hewan. Namun, jalur ilegal sulit diawasi sehingga ternak yang terinfeksi virus berpotensi menyebarkan penyakit ke wilayah Aceh.

Selain lalu lintas ternak ilegal, pola peternakan tradisional di Aceh juga menjadi salah satu faktor penyebab virus PMK kembali merebak.

Banyak peternak tidak menerapkan pengendalian wabah secara teratur, seperti pembersihan kandang atau penyemprotan disinfektan. “Ini menjadi kendala yang turut memicu penyebaran virus,” jelas Zalsufran.

Ia menyebut saat ini terdapat 2.500 ekor terpapar virus tersebut. Dari jumlah itu ditemukan terjadi di Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Lhokseumawe.

Kondisi ini juga dipengaruhi vaksinasi yang sempat terhenti, sehingga banyak ternak yang tidak terlindungi.

Zalsufran mengakui bahwa ketersediaan vaksin masih terbatas di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

“Ada sapi yang belum cukup umur saat vaksinasi dilakukan, sehingga ketika dewasa menjadi rentan terjangkit karena belum divaksin ulang,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini kondisi kasus PMK masih dalam batas kendali. Pengobatan dan pencegahan berjalan baik serta tingkat kesembuhan cukup tinggi.

“Hal itu karena pengalaman penyembuhan yang pernah dilakukan peternak sebelumnya,” pungkasnya.

Tags: acehDinas Peternakan AcehPenyakit Mulut dan Kuku (PMK)Wabah PMK
Previous Post

Besok DMI Aceh Gelar Muswil, Figur Ketua Baru Belum Muncul

Next Post

Direktur Utama BRI Sunarso Mendapatkan Penghargaan “Impact on Financial Industry Leadership”

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Direktur Utama BRI Sunarso Mendapatkan Penghargaan “Impact on Financial Industry Leadership”

Direktur Utama BRI Sunarso Mendapatkan Penghargaan “Impact on Financial Industry Leadership”

Tahun Lalu Ada 46 Ribu Perempuan Menikah di Bawah Umur

Praktik Nikah Liar Marak Terjadi di Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co