MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Berburu Ikan di Tengah Cuaca dan Harga Buruk

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
26 Januari 2025
in Cerita
0

Lalu lintas massa di TPI Kutaraja, Lampulo, Banda Aceh. | foto: Ichsan Maulana

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tulisan, “selamat datang.” Menyambut orang-orang yang bertandang ke TPI PPS Kutaraja, Lampulo, Minggu (26/1/2025). Sejak dari gerbang, calon pembeli ikan sudah saling berhimpitan.

Pemandangan yang sebenarnya lazim setiap akhir pekan. Dengan dominasi kelas pekerja di Banda Aceh ini, punya kecenderungan aktifitas demikian.

RelatedPosts

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

Maisa (31) tahun, mengamini itu. Ia bersama suami, senantiasa menyempatkan waktu di akhir pekan untuk membeli keperluan dapur.

“Sekurang-kurangnya sebulan dua akhir pekan, ke Lampulo untuk beli ikan. Kita stok di kulkas nantinya,” ungkap Maisa kepada masakini.co.

Keputusan ini diambil, karena suaminya pekerja. Menurutnya agak repot, bila pagi-pagi di hari kerja, harus ke pasar. Adanya suami, memudahkan ia untuk berbagi tentengan hingga ke kedaraan.

“Anak juga masih kecil, repot kalau pergi sendiri untuk beli ikan. Kalau ada suami, bisa berbagi peran,” bebernya.

Setiba di dalam TPI, sejumlah penjaja ikan silih berganti merayu calon pembeli. “Murah-murah kak. Sekilo, dua kilo, berapa, bu,” ucap pedangang ikan.

Maisa salah satunya. Ia menelisik di lapak mana ikan yang pas untuknya. Merasa cocok, lantas dengan setengah duduk, jemarinya menekan-nekan kecil badan ikan.

“Ikan ini berapa, bang,” tanyanya.

“Ikan cirik ini Rp40 ribu sekilo, kak,” jelas pedagang. “Ambil aja Rp35 ribu,” kurangnya.

Plastik kecil disodorkan. Maisa meraih, lalu memilih sendiri ikan ‘cirik’ yang menurutnya terbaik. Ikan ditimbang, lalu transaksi dituntaskan.

“Ikan harganya tinggi sedikit ya ibu, pak. Cuaca sedang tak bersahabat,” sorak pelapak ikan yang lain, dengan kaos bersablon partai.

Pantauan masakini.co di tempat, anak ikan rambeu yang lazimnya dibandrol berkisar Rp40 ribuan, minggu ini naik hingga Rp60 ribu.

Harga tinggi juga menghinggapi hasil tambak. Untuk harga udang besar yang dulunya Rp60 ribuan per kilo, hari itu naik Rp20 ribu menjadi Rp80 ribu.

Cuaca buruk serta harga pakan yang tidak murah, ditenggarai mempengaruhi harga ikan laut maupun tambak di pasar.

Walau sesak pengunjung, ada pula yang keluar dari TPI, tanpa menenteng apapun. Nanda (29) tahun misalnya.

“Saya senang ke pasar, kalau pun gak dapat ikan dengan harga yang pas. Gak masalah,” aku Nanda.

Ayah satu anak itu, lazimnya mencari calon lauk pengganti. Seperti telur, atau pun daging.

“Kalau harga ikan per kilo di atas seratusan ribu rupiah, saya mending beli daging. Seringnya begitu,” bebernya.

Cuaca langit yang semula mendung, berangsur-angsur cerah. Pagi tak lagi muda, siang menjelang.

Sementara penjual ikan tanpa lapak, menggunakan plastik. Terus merayu agar pembeli membawa pulang ikannya.

“Belilah nak, dua kantung plastik saja. Ini belum laku sejak pagi,” kata seorang perempuan berusia senja.

Lampulo terus berdenyut, tak peduli cuaca baik atau sedang buruk. Di musim yang tak menentu, ikan tetap ada, meski harganya kadang bikin geleng-geleng kepala.

Tags: Harga IkanLampuloTPI PPS Kutara Raja
Previous Post

Baik Buruk Debut Khusanov dan Marmoush Menangkan Manchester City

Next Post

Warga Kajhu Temukan Bom Proyektil, di Pantai Kuala Giging

Related Posts

Gampong Lampulo Wujudkan Ketahanan Pangan dengan Hidroponik dan Budidaya Lele

by Riska Zulfira
5 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Gampong Lampulo terus berinovasi mendukung ketahanan pangan berbasis nabati dan hewani sesuai arahan Peraturan Menteri Desa (Permendes). Gampong...

Sejak Tiga Bulan Terakhir, Kapal Atas Rumah Lampulo Dikunjungi 2 Ribu Wisatawan

by Riska Zulfira
9 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Objek wisata Kapal di Atas Rumah di Gampong Lampulo, Kota Banda Aceh, menjadi salah satu destinasi utama yang...

Cuaca Buruk, Aktivitas Nelayan Bireuen Terganggu

by Ichsan Maulana
26 November 2024
0

MASAKINI.CO - Cuaca tak menentu, hujan deras disertai angin menyebabkan aktifitas nelayan terganggu. Hal ini berdampak terhadap kesediaan ikan dan...

Next Post

Warga Kajhu Temukan Bom Proyektil, di Pantai Kuala Giging

Tumbangkan Deltras di Laga Tandang, Persiraja Nyalakan Harapan Promosi

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co