MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Sudah Diuji, Lemigas Sebut BBM Pertamina yang Beredar Sesuai Standar

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
1 Maret 2025
in Nasional
0

Ilustrasi | Petugas di SPBU mengisi bahan bakar minyak. (sumber foto: Pertamina)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hasil pengujian Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) lewat Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), memastikan seluruh sampel Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin produk PT Pertamina memenuhi spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.

Sampel BBM diambil dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina Plumpang serta berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan. Termasuk, sampel yang diambil bersamaan dengan kunjungan Komisi XII DPR RI pada SPBU di area Cibubur, Depok.

RelatedPosts

Indonesia Hadapi Darurat 50 Juta Ton Sampah, Industri Semen Manfaatkan RDF Tekan Emisi

10 Bandara InJourney Raih 32 Penghargaan Dunia dari ACI

Panduan Puasa Ramadan Bagi Pasien Kanker

Kepala Balai Besar Pengujian Migas, Mustafid Gunawan, menyatakan hasil ini diperoleh dari serangkaian pengujian yang dilakukan di laboratorium Lemigas.

“Hasil uji laboratorium Lemigas menunjukkan bahwa seluruh sampel BBM yang diperiksa berada dalam rentang batasan mutu yang dipersyaratkan (on spec),” jelas Mustafid dalam siaran pers, Sabtu (1/3/2025).

Secara khusus, tuturnya, pengawasan mutu bahan bakar bensin meliputi pengambilan sampel yang mengacu pada metode ASTM D4057 (Standard Practice for Manual Sampling of Petroleum and Petroleum Products), pengujian standar dan mutu (spesifikasi) bahan bakar, dan pemantauan untuk memastikan kualitas bahan bakar memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan metodologi pengujian didapatkan, parameter uji utama seperti Angka Oktana (Research Octane Number atau RON) yang menunjukkan kualitas bahan bakar bensin, massa jenis, kandungan sulfur, tekanan uap, dan distilasi didapatkan kesesuaian dengan standar yang telah ditetapkan.

RON merupakan salah satu parameter yang menunjukkan kualitas anti knocking bahan bakar atau kemampuan bahan bakar untuk menahan knocking saat proses pembakaran pada mesin.

Semakin tinggi RON maka semakin besar kemampuan bahan bakar tersebut untuk resisten atau terhindar dari knocking pada mesin. RON diuji menggunakan mesin CFR F-1 dengan metode ASTM D2699.

“Nilai RON yang diukur pada setiap sampel menunjukkan hasil yang stabil dan tidak menyimpang dari spesifikasi yang berlaku,” ungkap Mustafid.

Sementara itu Pelaksana Tugas Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas, Mirza Mahendra, mengatakan bahwa pengawasan mutu BBM ini merupakan bagian dari amanat Peraturan Menteri ESDM Nomor 48 Tahun 2005.

Di dalamnya, disebut bahwa Direktorat Jenderal Migas bertanggung jawab dalam pembinaan dan pengawasan standar serta mutu bahan bakar yang dipasarkan di dalam negeri.

Mirza juga menekankan upaya penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk Pertamina dan penyedia BBM lainnya demi menjaga kualitas bahan bakar tetap konsisten.

Sementara itu, Mustafid memahami pentingnya transparansi dalam pengawasan BBM. Hasil uji ini sengaja disampaikan ke masyarakat agar ada keyakinan bahwa BBM yang beredar telah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.

Kekhawatiran masyarakat terkait spesifikasi produk BBM Pertamina mencuat setelah ada isu oplosan Pertamax imbas kasus korupsi tata kelola minyak mentah yang sedang diusut Kejaksaan Agung.

Kejagung menyebutnya sebagai praktik blending, dan menyebabkan konsumen tidak mendapatkan standar BBM sesuai dengan harga produk yang dibeli.

Tags: bbmkorupsiLemigasPertalitePertamaxPertamina
Previous Post

Usai Bertengkar Hebat, Trump Usir Zelensky dari Gedung Putih

Next Post

Puasa Perdana, Pasar Takjil di Banda Aceh Ramai Pembeli

Related Posts

MPR RI Salurkan 15 Ribu Paket Bantuan ke Delapan Kabupaten Terdampak Bencana di Aceh

by Riska Zulfira
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyalurkan 15 ribu paket bantuan kepada masyarakat di delapan kabupaten di Aceh yang...

Tujuh Terdakwa Korupsi Pengadaan Wastafel di Aceh Didakwa Merugikan Negara Rp2,97 Miliar

by Redaksi
3 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Tujuh terdakwa tindak pidana korupsi pengadaan tempat cuci tangan (wastafel) dan sanitasi untuk sekolah di Provinsi Aceh pada...

Awal Februari, Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Disesuaikan

by Riska Zulfira
2 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga berkala untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi yang mulai berlaku...

Next Post
Puasa Perdana, Pasar Takjil di Banda Aceh Ramai Pembeli

Puasa Perdana, Pasar Takjil di Banda Aceh Ramai Pembeli

Diusir Trump, PM Inggris Peluk Zelensky Dan Beri Hutang 47 Triliun

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co