MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tur Anak Meuseuraya Akbar Tawarkan Metode Edukasi Berbasis Pengalaman

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
27 Mei 2025
in News
0
Tur Anak Meuseuraya Akbar Tawarkan Metode Edukasi Berbasis Pengalaman

Tur Anak Meuseuraya Akbar dalam rangkaian Meuseuraya Akbar 2025, Senin 26/5/2025. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah tantangan memudarnya minat generasi muda terhadap sejarah lokal, Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA) menghadirkan pendekatan edukatif yang segar melalui Tur Anak Meuseuraya Akbar dalam rangkaian Meuseuraya Akbar 2025, Senin (26/5/2025).

Kegiatan ini mengajak murid-murid sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah menjelajahi langsung situs-situs bersejarah di Kabupaten Pidie sebagai bagian dari metode pembelajaran berbasis pengalaman.

RelatedPosts

Jelang Ramadan, Harga Emas Perhiasan dan Antam Turun

Kecelakaan di Tol Sigli–Banda Aceh, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka

Pesawat Simulasi dan Gedung A2 Asrama Haji Aceh Diresmikan, Wagub Soroti Harga Tiket

Ketua Panitia Meuseuraya Akbar 2025, Iskandar Tungang, mengatakan pendekatan ini dirancang agar anak-anak tidak hanya memahami sejarah secara kognitif, tetapi juga merasakannya secara emosional dan afektif.

“Mereka tidak sekadar mendengar cerita sejarah, tetapi menginjakkan kaki langsung di tempat peristiwanya. Ini akan menjadi pengalaman yang membekas dan menumbuhkan kesadaran budaya secara lebih dalam,” ujar Iskandar.

Kegiatan dimulai dari Gedung Meusapat Ureung Pidie, dan mencakup kunjungan ke sejumlah lokasi penting seperti Makam Sultan Ma’ruf Syah, Kompleks Makam Syaikh Abdurrahim Al Madani, dan situs Benteng Kuta Asan.

Di setiap titik, para siswa mendapat penjelasan dari pemandu sejarah MAPESA yang membawakan narasi dengan gaya interaktif, lengkap dengan kuis dan sesi tanya jawab.

Tak hanya belajar sejarah, anak-anak juga diajak menanam pohon sebagai simbol integrasi antara pelestarian alam dan budaya.

Momentum ini menegaskan bahwa pelestarian warisan tidak terbatas pada benda dan bangunan, tetapi juga menyangkut lingkungan hidup yang menjadi bagian dari narasi sejarah itu sendiri.

Tur ditutup dengan kunjungan ke Pameran Sejarah Meuseuraya Akbar 2025, tempat peserta mengeksplorasi visualisasi sejarah lewat artefak, gambar, dan narasi multimedia. Pengalaman ini ditutup dengan sesi refleksi melalui kuis budaya dan pemberian apresiasi bagi peserta aktif.

Menurut Iskandar, inisiatif seperti ini layak menjadi model pendidikan sejarah alternatif. “Anak-anak belajar bukan hanya dengan kepala, tapi juga dengan kaki dan hati. Mereka berjalan, bertanya, dan merasakan—dan itu akan jauh lebih berarti dibandingkan sekadar membaca buku teks,” katanya.

Melalui kegiatan ini, MAPESA bersama mitra-mitranya berupaya menunjukkan bahwa sejarah bisa diajarkan secara hidup dan relevan, bahkan untuk anak-anak usia dini, asal metode yang digunakan tepat dan menyentuh pengalaman nyata.

Tags: anakMapesaMeuseurayaSejarah
Previous Post

Ditanam di Sela Pinang, Ladang Ganja 4 Hektare Dimusnahkan di Aceh Utara

Next Post

Lewat Desa BRILiaN, BRI Dorong Usaha Camilan Menjadi Produk Oleh-Oleh Unggulan

Related Posts

Ayah di Aceh Selatan Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

by Alfath Asmunda
3 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Seorang pria berinisial SK (54 tahun) di Aceh Selatan diduga memperkosa anak kandungnya hingga hamil. Tersangka SK telah...

Program MBG Kunci Menuju Generasi Sehat dan Berkualitas

Program MBG Kunci Menuju Generasi Sehat dan Berkualitas

by Alfath Asmunda
30 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan dapat menjadi...

Tragedi Kebakaran di Aceh Utara, Bocah 6 Tahun Tewas

Tragedi Kebakaran di Aceh Utara, Bocah 6 Tahun Tewas

by Alfath Asmunda
29 Mei 2025
0

MASAKINI.CO - Kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen di Dusun Tengoh, Gampong Alue Bili Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Kamis...

Next Post
Lewat Desa BRILiaN, BRI Dorong Usaha Camilan Menjadi Produk Oleh-Oleh Unggulan

Lewat Desa BRILiaN, BRI Dorong Usaha Camilan Menjadi Produk Oleh-Oleh Unggulan

Jemaah Haji Aceh Meninggal di Mekkah Total Sudah 6 Orang

Seorang Jemaah Haji asal Pidie Meninggal Dunia di Mekkah

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co