MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Cegah Korupsi, BGN Hapus Sistem Reimburse dalam Program Makanan Bergizi Gratis

Redaksi by Redaksi
8 Juni 2025
in Nasional
0

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas untuk mencegah terjadinya korupsi dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah utama yang diambil adalah penghentian sistem reimburse atau “rembes” dalam mekanisme pembiayaan program.

“Jadi, ada hal yang paling ditakutkan oleh semua orang, yaitu korupsi atau penyalahgunaan anggaran,” ujar Dadan dalam kanal YouTube resmi BGN.

RelatedPosts

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus untuk UMK

639 Hektare Lahan di Enam Provinsi Masih Terbakar

TEP UI dan BPOM Dampingi Penyuling Minyak Lawang Papua Barat Tingkatkan Standar Produksi

Menurut Dadan, sistem reimburse yang sebelumnya digunakan memungkinkan mitra pelaksana menggunakan dana pribadi terlebih dahulu, kemudian diganti oleh negara 10–15 hari kemudian. Praktik ini dinilai membuka peluang bagi mitra untuk bertindak semena-mena, termasuk menentukan harga sendiri dan mendikte proses pembelian. “Karena uang mereka yang dipakai duluan, kadang ada mitra yang semena-mena menentukan harga, bahkan mendikte pembelian,” jelasnya.

Mulai Mei 2025, BGN resmi menghapus sistem tersebut dan menggantinya dengan mekanisme baru yang lebih transparan dan akuntabel. Kini, kegiatan program hanya bisa dijalankan apabila virtual account sudah tersedia dan dana muka untuk 10 hari operasional telah ditransfer langsung oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

“Kita putuskan sekarang itu, satu SPPG hanya boleh jalan kalau virtual account-nya sudah ada dan uang muka dari KPPN sudah dikirim,” ungkap Dadan.

Melalui sistem ini, seluruh transaksi dilakukan melalui virtual account yang diawasi secara ketat oleh dua orang penanggung jawab. Selain itu, setiap pembelanjaan harus disertai referensi harga pasar, sehingga upaya mark-up atau pemotongan anggaran oleh oknum dapat segera terdeteksi.

“Dengan virtual account, semua pembelian bisa kita pantau dari pusat. Jadi kalau ada pemotongan anggaran atau mark-up, kita bisa langsung tahu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dadan menambahkan bahwa sistem baru ini juga menutup celah bagi pihak-pihak yang selama ini diduga kerap meminta “jatah” dari anggaran program. Ia menegaskan bahwa satu-satunya komponen biaya yang bersifat tetap hanyalah insentif, sementara biaya bahan baku dan operasional mengikuti harga pasar dengan sistem add cost.

“Dengan mekanisme yang kita kembangkan ini, peluang untuk melakukan penyimpangan anggaran itu sangat kecil,” pungkasnya.

Tags: BGNDadan HindayanaKepala Badan Gizi Nasional
Previous Post

Akibat ‘Angin Duduk,’ Seorang Jemaah Asal Aceh Selatan Wafat di Mina

Next Post

Portugal Juara UEFA Nations League Setelah Mengalahkan Spanyol

Related Posts

BGN Resmikan 980 Dapur MBG di 16 Provinsi, Aceh Besar Jadi Pusat Kegiatan

by Redaksi
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) meresmikan 980 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 16 provinsi, Rabu (14/10/2026). Pengembangan...

BGN Tegaskan Penerima MBG Harus Terdata, Sekolah Diminta Perbarui Data Siswa

by Ahmad Mufti
14 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya diberikan kepada penerima manfaat yang identitasnya tercatat dan...

BGN Catat Realisasi Anggaran MBG Capai Rp117 Triliun

by Ahlul Fikar
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp117 triliun hingga 27...

Next Post

Portugal Juara UEFA Nations League Setelah Mengalahkan Spanyol

Ronaldo: “Jika Harus Mematahkan Kaki, Saya akan Melakukannya”

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co