MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dugaan Korupsi Beasiswa, Mahasiswa Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor Unigha ke Polisi

Ulfah by Ulfah
25 Juli 2025
in Daerah
0
Dugaan Korupsi Beasiswa, Mahasiswa Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor Unigha ke Polisi

Puluhan mahasiswa menggelar aksi damai di bundaran Tugu Mulieng Kota Sigli, sebelum berkonvoi menuju Mapolres Pidie, Kamis (24/07/2025). | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ketua Yayasan dan Rektor Unigha Sigli dilaporkan oleh mahasiswanya, terkait dugaan korupsi beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) tahun akademik 2024/2025 yang merugikan 364 Mahasiswa.

Pengaduan mahasiswa atas dugaan korupsi dana bersumber APBN itu tertuang dalam Surat Keterangan Bukti Laporan Pengaduan Nomor: SKBLP/62/VII/RES.3.3/2025/Reskrim tanggal 24 Juli 2025.

RelatedPosts

Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Pelayanan Publik dan Penguatan Syariat Islam Optimal Selama Ramadan

Personel Satpol PP WH Banda Aceh Perketat Pengawasan Selama Ramadan

Ayo Ramaikan Peukan Raya Ramadhan 2026 x Pekan QRIS Ramadhan Pasar Atjeh

Para pihak yang dilaporkan, antara lain Ketua Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur T Yasman Saputra, Rektor Universitas Jabal Ghafur (Unigha), Heri Fajri, Wakil Rektor I Bidang ADM Akademik, Umum dan Keuangan, Safrizal, Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Basri, Operator Beasiswa KIP Kuliah Unigha, Muslem Mahmud, dan staf operator Beasiswa KIP Kuliah Unigha, Cut Jora Sari.

Sebelum melakukan pelaporan kepada pihak Polisi, puluhan mahasiswa terlebih dahulu menggelar aksi damai di bundaran Tugu Mulieng Kota Sigli, setelah itu berkonvoi menuju Mapolres Pidie, Kamis (24/07/2025).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Dedy Miswar, saat dikonfirmasi menyebutkan polisi akan segera menindaklanjuti pengaduan mahasiswa Unigha tersebut. “Kami akan panggil pihak terkait untuk melakukan pendalaman dan mengali informasi,” Pungkasnya.

Presiden mahasiswa Unigha, Mohd Agil Gunawan, menjelaskan tahun akademik 2024/2025, kampus tersebut mendapatkan alokasi Rp1,2 miliar bantuan pendidikan KIP Kuliah Merdeka yang bersumber dari APBN melalui 424 mahasiswa angkatan 2024.

Dari jumlah tersebut, 60 diantaranya merupakan mahasiswa yang mendapat bantuan pendidikan jalur prestasi melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIII-Aceh.

Sedangkan, 364 mahasiswa angkatan 2024 lainnya adalah penerima bantuan KIP jalur aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI).

“Pada Agustus 2024, 364 mahasiswa Unigha angkatan 2024 penerima KIP Kuliah jalur aspirasi diminta membayar SPP tahap I dan biaya-biaya lainnya senilai Rp2,4 juta per mahasiswa agar mereka bisa mengisi KRS dan mengikuti perkuliahan,” terangnya.

Agil mengungkapkan saat itu pihak yayasan dan rektorat Unigha berjanji, saat KIP Kuliah cair, uang tersebut akan dikembalikan. Namun, hingga 23 Juli 2025 uang tersebut belum sepenuhnya dikembalikan meski biaya pendidikan 364 mahasiswa KIP Kuliah jalur aspirasi angkatan 2024 ditransfer ke rekening perguruan tinggi pada Februari 2025, bersamaan dengan cairnya bantuan biaya hidup senilai Rp 4,8 juta per mahasiswa KIP Kuliah.

Praktik tersebut tentunya bertentangan dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 13 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi.

Kemudian, pihak yayasan dan rektorat Unigha diduga juga melakukan manipulasi besaran nilai SPP mahasiswa pemegang KIP kuliah dengan nominal lebih tinggil dibandingkan non KIP.

Para mahasiswa pemegang KIP, baik jalur prestasi maupun aspirasi anggota DPR RI itu juga mendapatkan bantuan biaya hidup Rp4,8 juta per semester yang ditransfer langsung ke rekening mahasiswa penerima manfaat.

Pencairan dana bantuan pendidikan itu dilakukan dalam dua tahap atau persemester. “Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur dan rektorat Unigha juga mengulang hal yang sama pada mahasiswa Unigha penerima KIP Kuliah Merdeka angkatan 2025. Mereka memungut SPP tahap I dan biaya-biaya lainnya di awal pada ratusan mahasiswa angkatan 2025,” ujarnya.

Kami meminta pihak Aparat Penegak Hukum untuk dapat mengusut tuntas dugaan praktik korupsi ini. Karena jika benar terjadi, maka banyak sekali korban masyarakat Pidie yang dirugikan.

Tags: BeasiswaDugaan KorupsiKartu Indonesia PintarUniversitas Jabal Ghafur Sigli (Unigha)
Previous Post

CTRL+J APAC 2025 Hari Kedua: Ketika AI, Bahasa Lokal, dan Keadilan Data Jadi Sorotan

Next Post

Tekan Harga Beras, Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah

Related Posts

Dugaan Korupsi PNPM Jeunieb, Kuasa Hukum Sebut Hanya Masalah Administrasi

by Riska Zulfira
14 November 2025
0

MASAKINI.CO - Perkara dugaan korupsi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen terus bergulir. Kasus ini...

Lima Pejabat BPKD Aceh Barat Ditahan, Dugaan Korupsi Insentif Pajak Rp3,5 Miliar

Lima Pejabat BPKD Aceh Barat Ditahan, Dugaan Korupsi Insentif Pajak Rp3,5 Miliar

by Riska Zulfira
12 November 2025
0

MASAKINI.CO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat menahan lima pejabat Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Barat terkait dugaan korupsi...

SBA Beri Beasiswa untuk 350 Pelajar Aceh Besar

by Ulfah
22 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Ratusan wajah muda tampak sumringah di Andalas Hall, Aceh Besar. Mereka adalah 350 pelajar dan mahasiswa penerima Beasiswa...

Next Post
Tekan Harga Beras, Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah

Tekan Harga Beras, Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah

Kemenag 300 Kuota Kursus Bahasa Inggris untuk Guru MI

Kemenag 300 Kuota Kursus Bahasa Inggris untuk Guru MI

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co