MASAKINI.CO – Sepanjang tahun 2025, sebanyak 70 hektare lahan dilahap api di Bener Meriah. Jumlah tersebut berdasarkan data Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Lahan yang rusak bervariasi, mulai dari kebun kopi, serai, lahan kosong dan hutan.
Kalaksa BPBD Bener Meriah, Safriadi, menyampaikan sepanjang 2025 jumlah Karhutla yang mereka tangani mencapai 701,400 m2 atau total 70 hektare. Kebakaran tersebar di lima kecamatan, yaitu Pintu Rime Gayo, Timang Gajah, Wih Pesam, Bukit, dan Syiah Utama.
“Yang kita tangani sejumlah 70 hektare, baik lahan produktif, lahan kosong dan hutan, terhitung sejak Februari sampai Juli 2025,” ungkap Safriadi, Minggu (3/8/2025).
Safriadi menambahkan, kebakaran sering terjadi di Kecamatan Pintu Rime Gayo. Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, telah terjadi 31 kasus kebakaran, meliputi Kampung Negeri Antara, Blang Rakal, Arul Cincin, Arul Gading, dan Jalung.
Sementara ini katanya, kebanyakan penyebab kebakaran belum diketahui begitu juga kerugian yang ditimbulkan. Ia mengimbau agar masyarakat selalu waspada, tidak meninggalkan api yang sedang menyala, membuang puntung rokok sembarangan, dan melarang masyarakat membuka lahan dengan cara dibakar.
“Saat ini masih musim kemarau, hati-hati jangan buang puntung rokok ke tempat yang mudah terbakar dan jangan membuka lahan dengan dibakar,” pintanya.










Discussion about this post