MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Terapkan Madrasah Inklusi, Kemenag Aceh Besar Dorong Percepatan Pendataan ABK

Ulfah by Ulfah
13 Agustus 2025
in Daerah
0
Terapkan Madrasah Inklusi, Kemenag Aceh Besar Dorong Percepatan Pendataan ABK

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin, membuka Workshop Madrasah Pelaksana Inklusi di Aula Pesantren Modern Al Manar, Aceh Besar, Selasa (12/8/2025). | Foto : Humas Kemenag Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin, membuka Workshop Madrasah Pelaksana Inklusi di Aula Pesantren Modern Al Manar, Aceh Besar, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Madrasah Inklusi yang Ramah Anak” dan diikuti oleh para kepala madrasah, guru iklusi dan operator dari berbagai jenjang madrasah di Aceh Besar.

RelatedPosts

Aceh Besar Sinkronkan Usulan Listrik Pedesaan agar Tepat Sasaran

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

Banda Aceh Siapkan Bantuan Modal Usaha untuk 600 Mustahik

Saifuddin mengatakan bahwa hampir semua madrasah di Aceh Besar memiliki peserta didik inklusi. Oleh karena itu pentingnya penerapan madrasah inklusi yang berjalan secara optimal di seluruh madrasah Aceh Besar.

“Inklusi bukan hanya mereka yang cacat secara fisik, tetapi juga mencakup anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus lainnya, seperti lamban dalam belajar atau memerlukan metode pembelajaran berbeda,” ujarnya.

Yahwa sapaan akrabnya, mendorong madrasah untuk mempercepat proses pendataan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sesuai jenjang kekhususannya.

Data tersebut, lanjut dia, akan berkontribusi dalam membangun sistem informasi pendidikan inklusi Kementerian Agama, sehingga dapat menjadi dasar perencanaan kebijakan yang tepat sasaran.

“Sistem inklusi di madrasah sangat penting untuk memastikan semua anak mendapatkan hak belajar yang sama. Dengan sistem yang terencana, setiap anak bisa dibimbing sesuai kebutuhannya tanpa merasa terpinggirkan,” ujarnya.

Yahwa menekankan bahwa pendidikan inklusi adalah bentuk kepedulian bersama untuk menjamin kesetaraan hak belajar.

“Peserta didik berkebutuhan khusus tidak pernah meminta untuk dilahirkan dengan segala keterbatasan. Oleh karena itu, kita yang harus menghadirkan madrasah dengan menerapkan pembelajaran yang tepat bagi mereka, sehingga terciptanya madrasah inklusi,” ujar Saifuddin.

Melalui workshop ini, Yahwa mengharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar madrasah, pendidik, dan pemangku kepentingan, guna memastikan hak pendidikan bagi semua anak dapat terpenuhi tanpa diskriminasi.

Acara ini diikuti puluhan peserta dari madrasah, dengan pemateri Bunda Inklusi Aceh Besar, Yasmaidar, Ketua Pokjawas Aceh, Nopian Dorsain, dan Ketua Pokjawas Aceh Besar Rosyidah Lubis.

Tags: Kemenag Aceh BesarWorkshop
Previous Post

Timnas Voli Putri U-21 Indonesia Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia FIVB 2025

Next Post

Perlu Diketahui, Ini 6 Perubahan Aturan Baru Liga Premier Musim 2025/26

Related Posts

19 Kepala KUA Aceh Besar Dilantik, Fokus Perkuat Layanan Keagamaan Masyarakat

by Redaksi
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 19 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Aceh Besar resmi dilantik sebagai bagian dari penyegaran organisasi...

Hari Perdana Masuk Madrasah, Kemenag Tekankan Lingkungan Belajar Aman Tanpa Perundungan

by Riska Zulfira
13 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Hari pertama masuk madrasah tahun pelajaran 2026/2027 menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan belajar yang...

Kemenag Aceh Besar Salurkan Rp173,4 Juta untuk 578 Anak Yatim dan Difabel

by Redaksi
25 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar menyalurkan santunan senilai Rp173,4 juta kepada 578 anak yatim dan penyandang...

Next Post

Perlu Diketahui, Ini 6 Perubahan Aturan Baru Liga Premier Musim 2025/26

Bea Cukai Langsa Lakukan Penindakan Ratusan Unggas Impor Ilegal 

Bea Cukai Langsa Lakukan Penindakan Ratusan Unggas Impor Ilegal 

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co