MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Jalur Tikus di Pesisir Utara Aceh Jadi Pintu Masuk Narkotika Internasional

Riska Zulfira by Riska Zulfira
6 Oktober 2025
in News
0
Jalur Tikus di Pesisir Utara Aceh Jadi Pintu Masuk Narkotika Internasional

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah. | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengungkapkan adanya jalur internasional peredaran narkotika yang melibatkan jaringan lintas negara dengan memanfaatkan jalur tikus di sepanjang pesisir Aceh. Jaringan ini, menurut Kapolda, dikenal dengan sebutan Golden Triangle dan Crescent Angel.

Kapolda menjelaskan bahwa narkotika jenis sabu yang masuk ke Indonesia mayoritas berasal dari jalur Asia Tenggara, terutama Thailand, Myanmar, dan Vietnam.

RelatedPosts

Kecelakaan di Tol Sigli–Banda Aceh, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka

Pesawat Simulasi dan Gedung A2 Asrama Haji Aceh Diresmikan, Wagub Soroti Harga Tiket

Keutamaan Salat Tarawih Berjamaah di Bulan Ramadan

“Sabu yang masuk ke Indonesia ini sabu kimiawi, karena harganya lebih murah. Kalau yang dari Iran, itu proses alam natural, lebih mahal, dan biasanya masuk ke Eropa serta Amerika, bukan ke Indonesia,” katanya, Senin (6/10/2025).

Kapolda menerangkan, jaringan Golden Triangle kerap menggunakan nama Cina karena banyak ahli pembuatannya berasal dari sana. Barang haram tersebut kemudian diselundupkan melalui jalur tikus di kawasan pantai utara dan barat Aceh, dengan dominasi di pantai utara.

“Meski yang beroperasi di lapangan rata-rata warga Aceh, namun markas jaringan ini berada di Malaysia, Thailand, dan Myanmar,” katanya.

Selain sabu, Irjen Pol. Marzuki juga menyoroti peredaran kokain yang mulai menyasar jalur Aceh. Menurutnya, kokain bukan barang konsumsi lokal, melainkan biasanya diperuntukkan bagi pasar Eropa dan Amerika. Namun, beberapa kali Aceh dijadikan jalur transit untuk penyelundupan.

“Kokain ini barang baru di Aceh. Konsumsi terbesarnya ada di Bali, sementara jalurnya kini juga melalui Aceh. Mereka mencari jalur baru karena sulit masuk langsung dari Eropa atau Amerika,” ungkapnya.

Kapolda menambahkan, modus yang digunakan jaringan kokain ini adalah memanfaatkan jasa pengiriman internasional seperti FedEx hingga jalur ekspedisi lain. “Kemarin kita temukan 28 kilogram, lalu 1 kilogram, dan ini masih dalam bentuk kristal. Ada juga yang cair. Ini pola baru yang harus diwaspadai,” jelasnya.

Untuk mempersempit ruang gerak sindikat, Polda Aceh bersama Bea Cukai memperketat patroli di jalur laut yang kerap dijadikan lintasan. Kapolda menegaskan jalur-jalur tikus yang rawan di wilayah timur dan utara terus dipantau secara intensif.

“Kemarin, sabu 1,4 ton ditangkap di Medan. Itu jalurnya lewat Aceh. Sebelumnya di Batam juga diamankan 4 ton sabu. Di Aceh sendiri, kita berhasil gagalkan lebih dari 1 ton,” paparnya.

Kapolda menegaskan bahwa dalam operasi terakhir, pihaknya berhasil mengamankan 80 kilogram sabu dengan total 22 tersangka laki-laki. Ia menilai penangkapan tersebut menunjukkan masih aktifnya sindikat besar yang menjadikan Aceh sebagai pintu masuk narkotika internasional.

“Ini alarm bagi kita semua. Jalur Aceh sudah jadi target peredaran kokain dan sabu internasional. Untuk itu, mari bersama-sama kita hambat pergerakan ini. Tanpa kerja sama masyarakat, aparat akan kesulitan,” pungkas Kapolda.

Tags: jaringan narkoba internasionalKapolda AcehPesisir timur Aceh
Previous Post

Minggu 1 Oktober 2025, IPH Bener Meriah Turun 0,93 Persen

Next Post

Pencuri Gasak Emas dan Uang Warga Bener Meriah, Kerugian Capai Rp40,79 Juta

Related Posts

Polda Gagalkan Peredaran 1,3 Ton Ganja Hingga 80,5 Kg Sabu di Aceh

Polda Gagalkan Peredaran 1,3 Ton Ganja Hingga 80,5 Kg Sabu di Aceh

by Riska Zulfira
6 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Polda Aceh menggagalkan peredaran 80,5 kilogram sabu, 1,3 ton ganja, dan 1 kilogram kokain dari sejumlah lokasi di...

Kapolda Aceh Ingatkan Siswa Jauhi Narkoba hingga Bijak Bermedsos

Kapolda Aceh Ingatkan Siswa Jauhi Narkoba hingga Bijak Bermedsos

by Riska Zulfira
15 September 2025
0

MASAKINI.CO - Kapolda Aceh, Irjen Marzuki Ali Basyah mengingatkan para pelajar untuk menjauhi narkoba, disiplin, dan bijak menggunakan media sosial....

Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan 42 Kg Sabu di Aceh

Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan 42 Kg Sabu di Aceh

by Alfath Asmunda
23 Februari 2024
0

MASAKINI.CO - Aparat gabungan menggagalkan peredaran narkoba yang diselundupkan dari Malaysia ke Aceh. Sebanyak 42 kilogram lebih narkoba jenis sabu-sabu...

Next Post
Pencuri Gasak Emas dan Uang Warga Bener Meriah, Kerugian Capai Rp40,79 Juta

Pencuri Gasak Emas dan Uang Warga Bener Meriah, Kerugian Capai Rp40,79 Juta

Siaga di Pantai Hingga Gunung, Basarnas Bina Pengelola Wisata Hadapi Situasi Darurat

Siaga di Pantai Hingga Gunung, Basarnas Bina Pengelola Wisata Hadapi Situasi Darurat

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co