MASAKINI.CO – Masa depan Pep Guardiola di Manchester City kembali menjadi perbincangan hangat. Meskipun baru menandatangani kontrak baru hingga 2027, banyak pihak yang memprediksi bahwa musim ini bisa menjadi musim terakhirnya bersama The Citizens.
Meskipun sempat terseok-seok di awal musim dengan menelan dua kekalahan dari tujuh pertandingan pembuka, Man City kini kembali menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara Liga Primer Inggris. Saat ini, mereka berada di posisi kelima klasemen sementara, hanya terpaut tiga poin dari Arsenal yang berada di puncak.
Jika berhasil meraih gelar juara musim ini, maka itu akan menjadi gelar Liga Primer Inggris ketujuh yang dipersembahkan Guardiola dalam sembilan musim terakhir. Alex Crook dari talksport berpendapat bahwa ini akan menjadi momen yang tepat bagi sang manajer ikonik, untuk mengakhiri masa baktinya di Etihad Stadium, terutama setelah mencatatkan rekor yang menempatkannya di atas Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger.
“Salah satu hal tersulit adalah mengetahui kapan harus mengundurkan diri,” ujar Crook. “Jurgen Klopp, ada pembicaraan tentang memenangkan quadruple di musim terakhirnya, tetapi itu tidak terjadi. Brian Clough mengakhiri kariernya setelah degradasi. Arsene Wenger mungkin bertahan empat tahun lebih lama dari yang seharusnya karena dia berharap untuk keluar dengan gemilang. Sir Alex Ferguson merekrut Robin Van Persie, setelah kehilangan gelar di hari terakhir musim sebelumnya, memenangkan liga, dan pergi dengan sukses.”
Crook menambahkan, “Saya yakin itulah cara Pep Guardiola ingin pergi. Jadi, jika dia memenangkan gelar, atau bahkan Liga Champions tahun ini, mungkin dia akan berpikir: ‘Inilah saatnya untuk pergi’.”
Spekulasi mengenai masa depan Guardiola semakin mencuat setelah komentar dari mantan rekannya, Carles Planchart. Planchart, yang bekerja sebagai analis kinerja Pep selama 18 tahun di Barcelona, Bayern Munich, dan Man City, menyarankan agar Guardiola mencari ‘proyek baru’ karena telah terlalu lama berada di klub tersebut.
“Ini adalah keputusan pribadi yang harus dia buat, tetapi saya pikir sebuah proyek harus berlangsung lima atau enam tahun, tidak lebih,” kata Planchart kepada sport, dikutip Minggu (12/10/2025). “Setelah itu, Anda harus melakukan regenerasi. Sebagai seorang teman, saya akan memberitahunya untuk mencari proyek baru karena dia masih memiliki jalan panjang untuk dilalui.”
Planchart juga mengungkapkan bahwa Guardiola merasa nyaman di Man City karena diperlakukan seperti keluarga dan diberi kebebasan untuk bekerja. “Dia tidak merasakan hal itu di Barca atau Bayern,” pungkasnya.










Discussion about this post