MASAKINI.CO – Dua penyerang yang diharapkan banyak memberikan kontribusi bagi klub masing-masing, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, justru tampil mengecewakan saat membela tim nasional Swedia dalam jeda internasional. Keduanya bermain penuh dalam pertandingan melawan Swiss dan Kosovo, namun gagal mencetak gol.
Swedia kini terpuruk di dasar Grup B dengan hanya satu poin. Kosovo, yang baru menjadi anggota UEFA pada 2016, mencatat kemenangan penting atas Swedia setelah sebelumnya hanya mampu mengalahkan Georgia dalam 22 pertandingan kualifikasi Piala Dunia.
Gyokeres, yang didatangkan Arsenal dengan harga sekitar Rp1,06 triliun rupiah, diharapkan menjadi mesin gol setelah mencetak 52 gol pada 2024. Namun, ia baru mencetak tiga gol dalam 14 pertandingan untuk klub dan negara, membuatnya tertinggal dari Kylian Mbappe dan Harry Kane dalam daftar pencetak gol terbanyak 2025.
Isak, yang bermain untuk Liverpool, juga mengalami kesulitan. Setelah mencetak satu gol dalam sembilan penampilan untuk klub dan negara, ia tampak kehilangan kepercayaan diri. Absennya pra-musim akibat mogok latihan untuk memaksa kepindahannya ke Liverpool, disebut-sebut sebagai penyebab performa buruknya.
Meskipun Gyokeres masih memberikan dampak positif bagi Arsenal dengan menarik perhatian bek lawan dan memperluas permainan, Isak justru berkontribusi pada krisis mini yang dialami Liverpool. Kedatangan Isak bertepatan dengan penurunan performa The Reds, yang kini disalip Arsenal di puncak klasemen.
Dalam pertandingan melawan Swiss dan Kosovo, Isak hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran dari tujuh percobaan, sementara Gyokeres hanya satu kali menguji kiper lawan dari empat percobaan. Kedua pemain ini mungkin akan menyalahkan kurangnya dukungan dari rekan setim, namun para pendukung mereka berharap adanya peningkatan performa yang signifikan agar tidak dianggap sebagai pembelian gagal.









Discussion about this post