MASAKINI.CO – Ratusan wajah muda tampak sumringah di Andalas Hall, Aceh Besar. Mereka adalah 350 pelajar dan mahasiswa penerima Beasiswa Semen Andalas 2025, program tanggung jawab sosial (CSR) PT Solusi Bangun Andalas (SBA) yang konsisten mendukung kemajuan pendidikan di Kecamatan Lhoknga dan Leupung.
Di antara mereka, ada Jillyanas Shaumi, mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala asal Lhoknga. Sejak kecil, Jillyanas terbiasa membantu orang tua berjualan di pantai untuk menambah penghasilan keluarga.
Di sela kesibukan itu, ia tetap berprestasi di bangku kuliah dan tahun ini menjadi penerima Beasiswa Semen Andalas untuk kelima kalinya.
“Beasiswa ini bukan hanya membantu biaya kuliah saya, tapi juga memberi semangat untuk terus berusaha. Suatu hari, saya ingin mengajar anak-anak di desa agar mereka juga percaya bahwa mimpi itu bisa diraih,” katanya, Rabu (22/10/2025).
Cerita Jillyanas hanyalah satu dari ratusan kisah inspiratif penerima manfaat beasiswa yang telah bergulir sejak tahun 2012. Hingga kini, sebanyak 5.200 pelajar dari dua kecamatan di sekitar wilayah operasional perusahaan telah merasakan manfaat program ini.
Tahun 2025, beasiswa kembali diberikan kepada 100 mahasiswa, 100 siswa SMA sederajat, 100 siswa SMP, dan 50 santri dayah salafiyah.
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa, mengatakan program ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kemajuan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional.
“Kami tidak hanya membangun secara fisik, tapi juga manusia yang menjadi fondasi keberlanjutan daerah ini. Keberlanjutan sejati bukan diukur dari kokohnya bangunan, tetapi dari kuatnya generasi muda yang tumbuh di sekitarnya,” ujar Adi Santosa.
Adi juga menambahkan, seleksi beasiswa tahun ini melibatkan lembaga pendidikan independen untuk memastikan transparansi dan kredibilitas. Langkah ini menjadi bukti komitmen SBA dalam menjaga integritas dan pemerataan kesempatan bagi pelajar berprestasi.
Penyerahan beasiswa turut disaksikan oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten I Sekda Aceh Besar Farhan AP, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti, serta sejumlah tokoh masyarakat, camat, dan perwakilan lembaga pendidikan.
Dalam sambutannya, Farhan AP menilai program tersebut bukan hanya bantuan biaya, melainkan bentuk investasi sosial yang berjangka panjang.
“Apa yang dilakukan Solusi Bangun Andalas ini bukan sekadar bantuan finansial, tapi investasi sosial. Banyak anak-anak Lhoknga dan Leupung yang kini sukses menempuh pendidikan tinggi dan kembali mengabdi di daerah. Ini sinergi ideal antara dunia industri dan masyarakat,” ujar Farhan.
Melalui program ini, Solusi Bangun Andalas menegaskan kembali perannya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan. Selain beasiswa, perusahaan juga menjalankan berbagai program sosial seperti pelatihan keterampilan, pemberdayaan masyarakat, hingga dukungan terhadap sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional.
“Generasi muda adalah aset terpenting daerah ini. Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Adi Santosa.










Discussion about this post