MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Hilal Tak Terlihat, Awal Ramadan 1447 H Dipastikan Jatuh pada 19 Februari 2026

Riska Zulfira by Riska Zulfira
17 Februari 2026
in News
0

Masyarakat melakukan pemantauan hilal di Observatorium Hilal Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar | Foto: Riska Z/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh memastikan posisi hilal pada 29 Sya’ban 1447 H masih berada di bawah ufuk, sehingga tidak mungkin terlihat di seluruh wilayah Indonesia. Dengan kondisi tersebut, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Dr Alfirdaus Putra, menjelaskan ijtimak awal Ramadan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01.07 WIB. Ijtimak berlangsung setelah matahari terbenam, sehingga saat waktu magrib hilal dipastikan belum berada di atas ufuk.

RelatedPosts

Jaksa Tuntut 16 Tahun 8 Bulan Penjara untuk Ayah Tiri Pelaku Pemerkosaan Anak

Satpol PP-WH Banda Aceh Beri Pembinaan kepada Pasangan Muda-Mudi di Kawasan Rawan Pelanggaran Syariat

Pembuangan Sampah Sembarangan Masih Marak di Aceh Besar

Ia merinci, matahari terbenam pada pukul 18.52 WIB dengan azimut 258 derajat. Sementara itu, bulan lebih dulu terbenam pada pukul 18.48 WIB dengan azimut 257 derajat dari utara searah jarum jam.

“Ketika matahari terbenam, posisi hilal di markaz rukyat Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, berada pada minus 0,97 derajat di bawah ufuk dengan elongasi 0,93 derajat,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi di seluruh Indonesia. Di wilayah Sumatra, posisi hilal berada sekitar minus 1 derajat, sedangkan di Papua mencapai minus 2,4 derajat di bawah ufuk.

“Dengan posisi minus seperti ini, dapat dipastikan hilal tidak mungkin terlihat di Aceh maupun di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Karena hilal tidak terlihat, maka bulan Sya’ban 1447 H harus digenapkan menjadi 30 hari atau diistikmalkan. Dengan demikian, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Meski demikian, Alfirdaus menegaskan penetapan resmi awal Ramadan tetap menunggu keputusan Menteri Agama RI yang akan diumumkan melalui sidang isbat pada Selasa malam, 17 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menjelaskan pemantauan hilal tetap dilakukan meskipun secara perhitungan sudah dipastikan tidak terlihat. Hal tersebut menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai metode rukyat dan hisab dalam penentuan awal bulan hijriah.

“Kita tetap melakukan pemantauan sebagai pembelajaran. Ketika hilal tidak nampak, maka Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari,” jelasnya.

Azhari juga mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah agar tidak terjadi perbedaan dalam pelaksanaan ibadah puasa.
“Untuk masyarakat, kita harapkan mendengar pengumuman Menteri Agama. Kapan ditetapkan, maka di situlah kita mulai puasa,” ujarnya.

Ia berharap tidak terjadi perbedaan yang dapat menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Menurutnya, dinamika perbedaan memang kerap terjadi, namun masyarakat diimbau mengikuti keputusan pemerintah sebagai otoritas resmi.

“Biasanya ada perbedaan, itu dinamika. Tapi karena kita masyarakat awam soal hisab dan rukyat, lebih baik mengikuti pengumuman pemerintah,” tambahnya.

Tags: Awal Ramadan 1447 HHilal MinusIjtimak 17 Februari 2026Kemenag AcehObservatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhokngasuai ramadanSya’ban Digenapkan 30 Hari
Previous Post

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga Pidie Jaya

Next Post

Tiga Kampus Tiga Negara Gelar Misi Kemanusiaan di Pidie Jaya, 29 Dosen dan Mahasiswa Terlibat

Related Posts

Besok Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Kemenag Aceh Ajak Warga Cek Ulang Kiblat 

by Riska Zulfira
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena istiwa a’zam atau rashdul kiblat pada 27 dan...

Kemenag Aceh Pantau Hilal Dzulhijjah 17 Mei, Posisi Bulan Dinilai Berpeluang Terlihat

by Riska Zulfira
13 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan melaksanakan pemantauan rukyatul hilal awal Dzulhijjah 1447 Hijriah pada Minggu (17/5/2026)...

26.511 Siswa MTs di Aceh Ikuti Tes Kompetensi Akademik

26.511 Siswa MTs di Aceh Ikuti Tes Kompetensi Akademik

by Redaksi
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 26.511 siswa jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Provinsi Aceh mengikuti pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA), sejak Senin...

Next Post

Tiga Kampus Tiga Negara Gelar Misi Kemanusiaan di Pidie Jaya, 29 Dosen dan Mahasiswa Terlibat

Dikatai Monyet, Vinicius Jr Laporkan Gianluca Prestianni

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co