MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kemenag Aceh Pantau Hilal Dzulhijjah 17 Mei, Posisi Bulan Dinilai Berpeluang Terlihat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
13 Mei 2026
in News
0

Ilustrasi Pemantauan hilal di Observatorium Tgk Chik Kuta Karang. | Foto: Kemenag Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan melaksanakan pemantauan rukyatul hilal awal Dzulhijjah 1447 Hijriah pada Minggu (17/5/2026) untuk menentukan awal bulan hijriah sekaligus penetapan Hari Raya Iduladha.

Pemantauan hilal dijadwalkan berlangsung menjelang Magrib di sejumlah titik pengamatan, salah satunya di Observatorium Tgk Chik Kuta Karang.

RelatedPosts

Pria Berpakaian Wanita Diamankan Satpol PP-WH Banda Aceh di Warung Kopi

Kasus Etomidate Bireuen: Oknum Polisi Dipecat, Tiga DPO Diburu

Didukung 21 DPC, Sayuti Abu Bakar Daftar Bacalon Ketua DPD Demokrat 

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari mengatakan pengamatan dilakukan menggunakan instrumen astronomi dengan melibatkan tim falakiyah.

“Pemantauan hilal dilakukan dengan menggunakan instrumen astronomi dan melibatkan tim falakiyah. Hasil pengamatan nantinya akan dilaporkan sebagai bahan dalam Sidang Isbat yang digelar pemerintah,” kata Azhari, Rabu (13/5/2026).

Ia meminta masyarakat menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H dan Hari Raya Iduladha yang akan diumumkan usai Sidang Isbat pada Minggu sore.

Berdasarkan data hisab di Observatorium Tgk Chik Kuta Karang, konjungsi terjadi pada 17 Mei 2026 pukul 03.01 WIB. Sementara matahari diperkirakan terbenam pukul 18.46 WIB dan bulan terbenam pukul 19.22 WIB.

Dengan kondisi tersebut, hilal diperkirakan dapat diamati selama sekitar 36 menit setelah matahari terbenam.

Ketua Tim Falakiyah Aceh, Alfirdaus Putra menyebut posisi hilal di Aceh telah memenuhi kriteria imkanur rukyat MABIMS.

“Hilal awal Dzulhijjah 1447 H di Lhoknga berpotensi terlihat karena telah berada pada ketinggian 6,78 derajat dengan elongasi 10,62 derajat. Secara kriteria MABIMS, posisi ini sudah memenuhi syarat imkanur rukyat,” ujarnya.

Menurut Alfirdaus, peluang hilal terlihat cukup besar apabila kondisi cuaca cerah dan ufuk barat tidak tertutup awan.

Namun ia menegaskan hasil akhir tetap bergantung pada pengamatan langsung di lapangan dan keputusan resmi pemerintah melalui Sidang Isbat.

“Hilal memungkinkan untuk dirukyat karena ketinggian, elongasi, dan luas permukaan terang bulan sudah cukup. Kendala utama biasanya berasal dari kondisi cuaca, seperti mendung, awan tebal, atau gangguan di ufuk barat,” katanya.

Kemenag Aceh berharap proses rukyatul hilal berjalan lancar dan hasilnya dapat menjadi bagian dari data nasional dalam penetapan awal Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Tags: Kemenag AcehObservatorium Tgk Chik Kuta KarangPantauan Hilal Idul Adharukyatul hilal awal Dzulhijjah 1447 Hijriah
Previous Post

Polres Langsa Musnahkan 2,5 Kilogram Sabu, Delapan Tersangka Terancam Hukuman Mati

Next Post

Harga Emas Turun Rp40 Ribu Hari Ini

Related Posts

Rateb Aneuk Dihidupkan Kembali, Tradisi Menidurkan Anak jadi Pesan tentang Keluarga

by Aininadhirah
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Tradisi Rateb Aneuk yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan keluarga masyarakat Aceh kembali diperkenalkan di ruang publik. Melalui...

Kemenag Aceh Jadikan Matamuda Ajang Pemetaan Bakat Murid Baru

by Riska Zulfira
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah awal untuk mengenali...

Besok Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Kemenag Aceh Ajak Warga Cek Ulang Kiblat 

by Riska Zulfira
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena istiwa a’zam atau rashdul kiblat pada 27 dan...

Next Post

Harga Emas Turun Rp40 Ribu Hari Ini

Trans Kutaraja Genap 10 Tahun, 10 Juta Penumpang Nikmati Layanan Gratis

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co