MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kadin Aceh Sebut Polemik Beras Sabang Berpotensi Ganggu Iklim Investasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 November 2025
in Daerah
0

Wakil Ketua Umum Kadin Aceh Bidang Vokasi dan Sertifikasi, T. Jailani Yacob. | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh menilai polemik 250 ton beras yang masuk ke Sabang berpotensi menciptakan citra negatif terhadap iklim investasi di Aceh.

Wakil Ketua Umum Kadin Aceh Bidang Vokasi dan Sertifikasi, T. Jailani Yacob, menegaskan bahwa narasi yang berkembang, terutama penyebutan “impor ilegal”, dapat menghambat upaya menarik penanam modal ke daerah.

RelatedPosts

Sambut Ramadan 1447 H, Forkopimda Banda Aceh Terbitkan Seruan Bersama

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Afdhal Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran Alue Naga

Menurut Jailani, masuknya beras ke Sabang harus dipahami berdasarkan status Sabang sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. Pergerakan barang yang masuk tidak dapat dikategorikan sebagai impor seperti yang berlaku di wilayah pabean.

“Sabang punya undang-undang dan aturan pelaksanaannya sendiri. Di sana tidak dikenal istilah impor atau ekspor. Yang ada hanya barang masuk dan barang keluar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa izin yang dikeluarkan BPKS sudah sah secara kelembagaan, dan tidak ada pelanggaran di lapangan. Namun, ia menduga ada koordinasi antar kementerian dan lembaga yang belum tersampaikan secara utuh ke daerah sehingga memunculkan perbedaan persepsi.

Di sisi lain, penggunaan istilah “ilegal” dinilai sangat merugikan. Ia menyebut label tersebut dapat menciptakan persepsi buruk tentang kepastian hukum di daerah, padahal kepastian hukum adalah faktor yang sangat penting untuk menarik investor.

“Kita sedang berusaha keluar dari jebakan pertumbuhan ekonomi yang terus melambat dan masih di bawah 5 persen. Ketika muncul narasi ilegal, itu kontraproduktif dengan upaya menarik investasi ke Aceh,” tegasnya.

Jailani juga memastikan bahwa beras yang masuk ke Sabang tidak berdampak terhadap pelaku usaha beras lokal di Aceh. Beras tersebut hanya boleh digunakan untuk kebutuhan Sabang dan tidak dapat masuk ke daratan.

“Sabang tidak memiliki persawahan, jadi pasokan itu justru membantu masyarakat di sana. Jumlah 250 ton pun tidak akan bertahan lama,” katanya.

Untuk meredam polemik, ia mendorong pemerintah Aceh memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat serta lembaga terkait. Menurutnya, informasi hasil rapat koordinasi harus lebih cepat disampaikan ke daerah agar tidak menimbulkan salah tafsir.

“BPKS adalah lembaga pusat, mereka tentu mengikuti ketentuan dan kebutuhan. Selama ini tidak ada masalah pada proses perizinan di Sabang,” kata Jailani.

Kadin Aceh berharap polemik ini tidak berkembang menjadi perdebatan berkepanjangan yang dapat merusak citra Aceh di mata investor.

“Yang terpenting adalah Aceh jangan tergiring pada konotasi negatif. Persepsi buruk terhadap investasi akan sangat menghambat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Tags: Beras ImporBPKS SabangInvestasi AcehKadin AcehSabang
Previous Post

Banjir Hingga Longsor Landa Aceh Timur, 18 Ribu Lebih Warga Terdampak

Next Post

Aceh Street Food Festival 2025: Merayakan Cerita di Balik Rasa

Related Posts

Gempa M4,6 Guncang Banda Aceh Dipicu Aktivitas West Andaman

by Riska Zulfira
10 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,6 yang mengguncang Banda Aceh dan sekitarnya...

BREAKING NEWS: Gempa M4,6 Guncang Sabang, Terasa Kuat di Banda Aceh

by Redaksi
10 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Gempa bumi bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah barat daya Kota Sabang, Aceh, Rabu (10/12/2025) pukul 14.43 WIB. Berdasarkan informasi...

Tak Ada Aturan Dilanggar, Gubernur Minta Kementan Segera Lakukan Uji Lab

Tak Ada Aturan Dilanggar, Gubernur Minta Kementan Segera Lakukan Uji Lab

by Riska Zulfira
25 November 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menegaskan bahwa impor 250 ton beras oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) tidak melanggar aturan apa...

Next Post

Aceh Street Food Festival 2025: Merayakan Cerita di Balik Rasa

Bibit Siklon Tropis 95B Menguat, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Termasuk Aceh

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co