MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tujuh Kabupaten di Aceh Nyatakan Tak Sanggup Tangani Banjir dan Longsor

Riska Zulfira by Riska Zulfira
4 Desember 2025
in News
0

Ilustrasi jalan longsor di Aceh Tengah. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tujuh pemerintah kabupaten di Aceh resmi menyatakan tidak mampu lagi menangani bencana banjir dan longsor yang meluas sejak akhir November 2025. Kerusakan infrastruktur, sulitnya akses transportasi, hingga minimnya logistik membuat upaya penanganan darurat di tingkat daerah mencapai batas maksimal.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menjadi yang pertama mengeluarkan pernyataan tersebut. Melalui surat bernomor 360/1975/2025 tertanggal 27 November 2025, Pemkab melaporkan banjir dan longsor telah melanda 11 kecamatan, memutus akses jalan, memaksa warga mengungsi, dan menciptakan sejumlah titik penampungan.

RelatedPosts

Jelang Ramadan, Harga Emas Perhiasan dan Antam Turun

Cuaca Ekstrem, Satu Rumah Warga di Lembah Seulawah Rusak Tertimpa Pohon

Harga Bahan Dapur di Pasar Rukoh Mengalami Kenaikan di Hari Meugang

Tidak berselang lama, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyusul dengan surat bernomor 360/5654BFBD/2025. Bupati Haili Yoga mengungkapkan banjir bandang dan longsor membuat jalur evakuasi sulit ditembus, sementara kemampuan logistik dan peralatan daerah telah berada di ambang batas sehingga penanganan tak lagi dapat dilakukan secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menjadi daerah ketiga yang menyatakan ketidaksanggupan. Bupati Sibral Malasyi meminta Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat mengambil alih penanganan bencana, sebab kapasitas anggaran, sumber daya manusia, dan peralatan daerah sudah tidak mencukupi.

Setelah itu, Bupati Gayo Lues, Suhaidi, melalui surat tertanggal 28 November 2025, turut melaporkan bahwa skala kerusakan akibat banjir sudah melampaui kemampuan daerah. Ia menegaskan bahwa intensitas hujan masih tinggi dan kondisi terus memburuk, sehingga membutuhkan campur tangan Pemerintah Aceh dan BNPB.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga menyampaikan ketidaksanggupan menangani darurat banjir yang terjadi sejak 26 November 2025. Pemkab menilai ketersediaan anggaran, logistik, dan tenaga di lapangan tidak lagi mampu mengimbangi bencana yang kini merata hampir di seluruh kecamatan.

Surat ketidaksanggupan berikutnya datang dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui surat bernomor 300.2.1/505/2025. Bupati Tr. Keumangan menjelaskan bahwa banjir dan longsor yang melanda empat kecamatan telah menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas publik dan aktivitas warga. Dengan keterbatasan sumber daya, Pemkab meminta Pemerintah Aceh mengambil alih penanganan.

Pernyataan serupa juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui surat bernomor 400/1832/2025. Bupati H. Ismail A. Jalil merinci bahwa banjir yang melanda sejak 26 November 2025 telah menerjang 27 kecamatan dan 852 gampong, menewaskan 121 warga, membuat 118 orang hilang, serta merusak rumah, fasilitas umum, dan jaringan listrik. Banyak gampong juga dilaporkan terisolir akibat genangan, lumpur, kayu, dan pohon tumbang.


“Kami menyatakan ketidakmampuan dalam penanganan darurat dan memohon bantuan Presiden untuk penanganan banjir di Aceh Utara,” tulis Ismail A. Jalil dalam laporannya.

Tags: Banjir dan Longsor Acehkepala daerahLogistik
Previous Post

Harga Bahan Dapur di Aceh Besar Mulai Stabil

Next Post

Kendalikan Inflasi Bisa Dimulai dari Keranjang Belanja

Related Posts

Perempuan dan Anak Hadapi Risiko Berlapis Pascabencana

by Redaksi
12 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada perempuan dan anak pascabencana banjir dan longsor, menyusul...

BMPD Aceh Kirim Bantuan Korban Banjir dan Longsor Lewat Jalur Udara

by Riska Zulfira
31 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan tanah longsor melalui posko Badan...

Seluruh OPD Diinstruksikan Siaga Cuaca Ekstrem di Banda Aceh

BMKG Tetapkan Aceh Siaga Hujan Lebat hingga Awal Januari 2026

by Masa Kini
30 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Provinsi Aceh dalam status Siaga cuaca ekstrem menyusul potensi hujan lebat...

Next Post

Kendalikan Inflasi Bisa Dimulai dari Keranjang Belanja

Pemko Salurkan Bantuan untuk Warga Aceh Tengah yang Tertahan di Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co