MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Harga Bahan Dapur di Aceh Besar Mulai Stabil

Redaksi by Redaksi
4 Desember 2025
in News
0

Arif Rahman, pedagang cabai di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Harga bahan dapur di Aceh Besar mulai stabil setelah sempat melonjak akibat terganggunya distribusi pasca banjir. Kondisi tersebut dipastikan langsung oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris (Syech Muharram), saat meninjau Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya. 

Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada pihak yang memanfaatkan situasi darurat untuk menaikkan harga seenaknya. “Kami turun untuk memastikan harga tetap rasional dan tidak membebani masyarakat. Situasi pasca banjir ini harus disikapi dengan bijak oleh para pedagang,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

RelatedPosts

Pejabat Inspektorat dan Mahasiswa Kampus Swasta Ditahan Kasus Sesama Jenis, Kasur Lipat Jadi Barang Bukti

Veteran Aceh Ingatkan Generasi Muda Jaga Perdamaian dan Jangan Rusak Persatuan

Bendera Merah Putih Diturunkan, Paskibraka Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI

Ia menambahkan, pemerintah daerah melakukan pemantauan harian terhadap pergerakan harga dan stok, serta siap bertindak jika menemukan indikasi penimbunan maupun spekulasi harga. “Pasokan logistik terus kita kawal. Sinergi pemerintah, distributor, dan pedagang menjadi kunci menjaga stabilitas pasar,” kata Syech Muharram.

Menurutnya, kenaikan harga beberapa komoditas dalam beberapa hari terakhir terjadi karena akses darat sempat terputus saat banjir. Ia pun mendorong Pemerintah Aceh untuk kembali mengoptimalkan jalur laut sebagai penyangga distribusi. “Dulu armada seperti Pelni menjadi penghubung logistik. Sekarang tidak lagi berjalan maksimal, dan ini perlu kita evaluasi bersama,” ujarnya.

Pedagang di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, Taufik mengatakan harga yang sempat meroket kini berangsur normal. Cabai merah yang beberapa hari lalu mencapai Rp300 ribu–Rp350 ribu per kilogram, saat ini turun menjadi Rp50 ribu–Rp65 ribu tergantung kualitas. Sementara cabai rawit berada di kisaran Rp25 ribu–Rp30 ribu per kilogram.

Meski demikian, komoditas telur masih belum stabil. Harga di tingkat pedagang berkisar Rp85 ribu hingga Rp110 ribu per papan, dan stok juga terbatas. “Distribusinya belum pulih sepenuhnya, jadi barangnya tidak banyak. Mudah-mudahan beberapa hari ke depan bisa normal,” kata Taufik.

Pemerintah Aceh Besar berharap pemulihan akses transportasi dapat mempercepat stabilisasi harga sehingga aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan normal.

Tags: Aceh Besarbahan dapur stabilBupati Aceh BesarMuharram IdrisPasar Lambaro
Previous Post

Mahasiswa Desak Presiden Tetapkan Bencana Aceh sebagai Status Bencana Nasional

Next Post

Tujuh Kabupaten di Aceh Nyatakan Tak Sanggup Tangani Banjir dan Longsor

Related Posts

Syech Muharram: Generasi Muda Jangan Kehilangan Sejarah dan Bahasa Aceh

by Ahmad Mufti
16 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau Syech Muharram mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan sejarah dan identitas...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

21 Tahun Damai Aceh, Muharram Minta Manfaat Perdamaian Ditunjukkan ke Rakyat

by Ahmad Mufti
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Memasuki 21 tahun perdamaian Aceh, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau Syech Muharram meminta pemerintah tidak menjadikan...

Next Post

Tujuh Kabupaten di Aceh Nyatakan Tak Sanggup Tangani Banjir dan Longsor

Kendalikan Inflasi Bisa Dimulai dari Keranjang Belanja

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co