MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

21 Tahun Damai Aceh, Muharram Minta Manfaat Perdamaian Ditunjukkan ke Rakyat

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
11 Agustus 2026
in Daerah
0

Bupati Aceh Besar, Syech Muharram dalam Rapat Persiapan Hari Damai Aceh di Ruang Rapat Setda Aceh, Senin (10/8/2026). | Foto: MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Memasuki 21 tahun perdamaian Aceh, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau Syech Muharram meminta pemerintah tidak menjadikan peringatannya sebatas seremoni.

Ia mendorong capaian perdamaian ditampilkan secara nyata agar masyarakat dapat melihat manfaat yang diperoleh setelah konflik berakhir.

RelatedPosts

BPKK Banda Aceh Buka Layanan Pajak di CFD, Diskon Pokok Pajak hingga 75 Persen

Lamteh Aceh Besar Disiapkan Jadi Sentra Pembibitan Mangrove

Glassmart Hadir di Aceh Besar, Wabup Syukri Bicara Peluang Industri Kaca

Menurut Muharram, peringatan 21 tahun perdamaian harus menjadi momentum untuk menjawab pertanyaan mendasar, apa yang berubah dan apa yang dirasakan masyarakat setelah Aceh hidup dalam kondisi damai selama lebih dari dua dekade.

“Jangan cuma perdamaian namanya saja, tetapi pencapaiannya tidak ada. Dengan adanya perdamaian apa hasilnya? Dengan adanya perdamaian apa untungnya bagi rakyat?” tegasnya, Selasa (11/8/2026).

Ia meminta materi peringatan, termasuk video yang akan ditampilkan, tidak hanya berisi program pembangunan pemerintah.

Menurutnya, materi tersebut perlu memperlihatkan capaian Aceh setelah kesepakatan perdamaian sehingga masyarakat dapat melihat hubungan antara perdamaian dan perubahan yang terjadi di daerah.

Muharram juga menilai peringatan tahun ini penting untuk memperkuat pemahaman generasi muda tentang sejarah perdamaian Aceh. Sebab, generasi yang lahir setelah konflik semakin banyak dan sebagian tidak mengalami langsung konflik maupun tsunami.

“Perdamaian itu lahir dengan pengorbanan ratusan ribu jiwa akibat tsunami. Karena adanya tsunami maka lahirlah perdamaian. Ini perlu kita ingat supaya anak-anak kita tahu kenapa harus berdamai dan bagaimana perdamaian itu terjadi,” katanya.

Ia mengusulkan sejumlah tokoh yang terlibat dalam proses perdamaian Aceh dihadirkan dalam rangkaian kegiatan. Nama yang disebut antara lain Jusuf Kalla, Hamid Awaluddin, Bakhtiar Abdullah, Nur Juli, Susilo Bambang Yudhoyono serta perwakilan Crisis Management Initiative (CMI).

Menurut Muharram, kehadiran para tokoh tersebut dapat membantu generasi muda memahami proses panjang yang melahirkan perdamaian Aceh.

“Perdamaian sudah 21 tahun. Itu sudah melahirkan anak yang dewasa. Mereka tidak tahu apa itu damai, tsunami pun mereka tidak tahu. Karena itu perlu edukasi berkelanjutan kepada masyarakat Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si., meminta Ketua BRA Jamaluddin membangun komunikasi dengan perbankan, BUMN dan berbagai lembaga di Aceh untuk mendukung rangkaian kegiatan Hari Damai Aceh.

Syakir berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat pelaksanaan agenda peringatan, termasuk zikir dan doa bersama di Masjid Raya Baiturrahman.

Ketua BRA Jamaluddin turut memaparkan rencana rangkaian kegiatan dan meminta dukungan seluruh SKPA serta jajaran terkait.

Bagi Muharram, peringatan 21 tahun perdamaian seharusnya tidak berhenti pada mengenang masa lalu. Momentum tersebut harus digunakan untuk menunjukkan hasil perdamaian, memperkuat pemahaman sejarah dan memastikan manfaatnya terus dirasakan masyarakat Aceh.

Tags: Bupati Aceh BesarHari Damai Aceh ke 21Pemerintah Aceh Besar
Previous Post

Tim Ekspedisi Patriot UI Bidik Potensi Hayati Teluk Wondama untuk Produk Herbal hingga Kosmetik

Next Post

Karhutla Landa 9 Kecamatan di Aceh Besar, 16,87 Hektare Lahan Terbakar

Related Posts

Lamteh Aceh Besar Disiapkan Jadi Sentra Pembibitan Mangrove

by Redaksi
25 September 2026
0

MASAKINI.CO – Gampong Lamteh, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, diproyeksikan menjadi sentra pembibitan mangrove untuk mendukung pemulihan kawasan pesisir Aceh....

Glassmart Hadir di Aceh Besar, Wabup Syukri Bicara Peluang Industri Kaca

by Aininadhirah
25 September 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, berharap perkembangan usaha kaca di Aceh tidak berhenti pada aktivitas...

Bupati dan DPRK Aceh Besar Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBK-P 2026

by Redaksi
24 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan DPRK Aceh Besar menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan...

Next Post

Karhutla Landa 9 Kecamatan di Aceh Besar, 16,87 Hektare Lahan Terbakar

Harga Emas Naik Lagi Hari Ini 

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co