MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tim Ekspedisi Patriot UI Bidik Potensi Hayati Teluk Wondama untuk Produk Herbal hingga Kosmetik

Aininadhirah by Aininadhirah
11 Agustus 2026
in News
0

Tim Ekspedisi Patroit Universitas Indonesia 2026 | Foto : Dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kekayaan hayati di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mulai dipetakan untuk melihat peluang pengembangannya menjadi produk bernilai ekonomi. Hutan hujan tropis, mangrove hingga ekosistem pesisir dan laut di wilayah tersebut dinilai menyimpan potensi bahan baku bioprospeksi.

Potensi itu menjadi fokus Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) yang mulai melakukan riset dan pemetaan di Kampung Werianggi–Werabur, Kabupaten Teluk Wondama, sejak Kamis (6/8/2026). Penelitian dijadwalkan berlangsung selama empat bulan hingga Desember 2026.

RelatedPosts

Didukung 21 DPC, Sayuti Abu Bakar Daftar Bacalon Ketua DPD Demokrat 

Harga Emas Naik Lagi Hari Ini 

Karhutla Landa 9 Kecamatan di Aceh Besar, 16,87 Hektare Lahan Terbakar

Ketua Tim TEP UI, Tri Wahyuni mengatakan kekayaan ekosistem di Teluk Wondama membuka peluang untuk menemukan berbagai komoditas lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan.

“Potensi kawasan hutan hujan tropis, hutan mangrove, serta ekosistem pesisir dan laut menjadikan daerah ini memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku bioprospeksi,” ujar Tri Wahyuni.

Dalam penelitian tersebut, tim akan melakukan skrining, observasi dan eksplorasi untuk mengidentifikasi komoditas yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Pendekatan bioprospeksi digunakan untuk meningkatkan nilai ekonomi sumber daya hayati dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Tri menjelaskan, senyawa aktif yang ditemukan dari tumbuhan lokal nantinya berpeluang dikembangkan menjadi berbagai produk, mulai dari herbal, obat modern, kosmetik alami hingga pangan fungsional.

“Bioprospeksi memberikan peluang besar dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil hutan melalui inovasi berbasis penelitian. Senyawa aktif yang diperoleh dari tumbuhan lokal dapat dikembangkan menjadi produk herbal, obat modern, kosmetik alami, atau hasil pangan fungsional,” katanya.

Selain meneliti potensi sumber daya alam, tim yang terdiri dari dosen, profesor dan alumni UI tersebut juga akan melihat kondisi sosial masyarakat serta peluang pengembangan komoditas unggulan di kawasan transmigrasi.

Kegiatan ini merupakan kerja sama TEP UI dengan Kementerian Transmigrasi. Hasil riset dan pemetaan nantinya diharapkan menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi yang lebih inklusif, produktif dan berkelanjutan.

Pendekatan tersebut diarahkan agar pemanfaatan sumber daya alam dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mendorong eksploitasi hutan secara berlebihan.

Tags: Teluk WondamaTim Ekspedisi Patriot UIuniversitas indonesia
Previous Post

Illiza Minta Sekolah Tak Hanya Kejar Akademik, tapi Bentuk Kebiasaan Anak

Next Post

21 Tahun Damai Aceh, Muharram Minta Manfaat Perdamaian Ditunjukkan ke Rakyat

Related Posts

Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta : Langkah Awal Menuju Tax Amnesty Jilid III?

by Redaksi
9 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Pemerintah DKI Jakarta baru-baru ini mengeluarkan kebijakan yang tak hanya menarik perhatian, tetapi juga memicu berbagai spekulasi: pemutihan...

UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

by Redaksi
4 November 2021
0

MASAKINI.CO - Tim Peneliti Departemen Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik Universitas Indonesia (DTMM FTUI) mengembangkan inovasi material baterai lithium...

Akademisi UI ke PSSI: Kerugian Ekonomi Capai Rp3 Triliun Bila Kompetisi Berhenti

Akademisi UI ke PSSI: Kerugian Ekonomi Capai Rp3 Triliun Bila Kompetisi Berhenti

by Masa Kini
27 Juni 2020
0

MASAKINI.CO - Kepala Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global LPEM Universitas Indonesia (UI), Mohamad Dian Revindo, mengatakan kerugian akibat...

Next Post

21 Tahun Damai Aceh, Muharram Minta Manfaat Perdamaian Ditunjukkan ke Rakyat

Karhutla Landa 9 Kecamatan di Aceh Besar, 16,87 Hektare Lahan Terbakar

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co