MASAKINI.CO – Hasil skrining kesehatan di Kota Banda Aceh menunjukkan masih ditemukan anemia pada remaja putri. Dari siswi kelas VII dan X yang menjalani pemeriksaan, sebanyak 9,22 persen tercatat mengalami kondisi tersebut.
Data itu dihimpun dari laporan puskesmas yang masuk melalui aplikasi Sigizi Kesga. Remaja putri yang hasil pemeriksaannya menunjukkan anemia kemudian mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan di puskesmas sesuai standar.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Nurjannah, mengatakan temuan tersebut merupakan hasil skrining yang dilakukan terhadap kelompok remaja putri di sekolah.
“Berdasarkan laporan pada aplikasi Sigizi Kesga yang dilaporkan oleh puskesmas, diketahui 9,22 persen remaja putri yang diskrining terdeteksi anemia,” kata Nurjannah, Jumat (25/9/2026).
Nurjannah menjelaskan masa pertumbuhan membuat kebutuhan gizi remaja meningkat. Pada remaja putri, kebutuhan tersebut menjadi lebih penting karena menstruasi menyebabkan tubuh kehilangan darah secara berkala.
Jika asupan makanan tidak memenuhi kebutuhan zat besi dan protein, kondisi itu dapat meningkatkan risiko anemia. Aktivitas yang tinggi juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Menurut Nurjannah, anemia dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari dan proses belajar. Remaja yang mengalaminya dapat lebih mudah merasa lelah, mengalami penurunan konsentrasi, hingga memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah.
“Dampak anemia pada remaja mengakibatkan penurunan produktivitas, konsentrasi belajar yang berdampak pada prestasi belajar dan daya tahan tubuh,” ujarnya.
Persoalan anemia juga perlu diperhatikan pada anak usia sekolah. Pola makan yang kurang baik, termasuk kebiasaan melewatkan sarapan dan memilih jajanan dengan kandungan protein serta zat besi yang rendah, dapat meningkatkan risikonya.
Pada kelompok anak, anemia berpotensi menghambat konsentrasi saat mengikuti pembelajaran dan membuat daya tahan tubuh menurun. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi.









Discussion about this post