MASAKINI.CO – Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 28–30 Oktober 2026. Masyarakat diminta mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Dedi, menjelaskan potensi cuaca tersebut dipengaruhi sejumlah kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di Aceh.
Menurutnya, gelombang Rossby Ekuatorial yang aktif di wilayah Aceh, disertai belokan angin dan konvergensi, mendukung peningkatan aktivitas konvektif. Suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia bagian barat Sumatera serta perairan utara dan timur Aceh juga berpotensi meningkatkan kandungan uap air di atmosfer.
Pada 28 Oktober, potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang diprakirakan terjadi di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Banda Aceh, Pidie, Subulussalam, Sabang, dan Nagan Raya.
Pada 29 Oktober, potensi tersebut meliputi Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Subulussalam.
Sementara pada 30 Oktober, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang mencakup Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, dan Subulussalam.
BMKG mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi hujan dan angin kencang.
Masyarakat juga diminta menghindari kawasan sumber air, seperti sungai, danau, dan waduk, ketika hujan berintensitas tinggi atau berlangsung dalam waktu lama.








Discussion about this post