MASAKINI.CO – Banjir yang melanda Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (28/10/2026), menyebabkan tanggul sungai jebol dan merendam permukiman warga.
Berdasarkan laporan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir terjadi sekitar pukul 16.00 WIB akibat cuaca ekstrem. Hingga laporan takhir pada pukul 18.20 WIB, air belum surut dan jumlah warga terdampak masih dalam pendataan.
Seorang warga Gayo Lues, Kia, mengatakan Desa Badak menjadi wilayah yang terdampak paling parah. Di sejumlah titik, ketinggian air hampir mencapai atap rumah, sedangkan di lokasi lain mencapai dada orang dewasa.
Menurut Kia, Desa Badak juga kerap dilanda banjir sejak tahun lalu sehingga kejadian berulang tersebut menambah kekhawatiran warga.
Selain merendam permukiman, banjir menyebabkan tanggul sungai di kawasan Badak jebol atau mengalami kerusakan parah. Sementara itu, angin puting beliung dilaporkan terjadi di Desa Sangir, yang masih berada di Kecamatan Dabun Gelang. Bagian atap Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammad Ali Kasim juga dilaporkan terdampak.
BPBA melaporkan belum ada korban jiwa maupun pengungsi hingga laporan tersebut diterbitkan. Namun, pendataan terhadap warga terdampak masih berlangsung.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues bersama personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) terus memantau situasi serta bersiaga selama 24 jam.








Discussion about this post