MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Mei 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

Redaksi by Redaksi
4 November 2021
in News
0
UI Olah Ampas Kopi Jadi Material Baterai Kendaraan Listrik

Ketua Tim Peneliti Baterai Lithium-Ion FTUI, Prof Anne Zulfia Syahrial. (sumber foto: Universitas Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tim Peneliti Departemen Teknik Metalurgi dan Material Fakultas Teknik Universitas Indonesia (DTMM FTUI) mengembangkan inovasi material baterai lithium ion untuk kendaraan listrik. Uniknya, material penyusun baterai yang dikembangkan terbuat dari limbah ampas kopi dan batok kelapa.

Limbah ampas kopi diolah menjadi grafen, sedangkan limbah batok kelapa diolah menjadi karbon aktif untuk ditambahkan pada material aktif anoda. Inovasi ini mampu membuat baterai yang dihasilkan memiliki bobot lebih ringan dan waktu pengisian daya yang lebih cepat.

RelatedPosts

Pasar Tani Aceh Pangkas Rantai Distribusi, Harga Daging dan Ayam Lebih Murah saat Meugang

Bukan Membela, Orang Tua Ini Minta Anak yang Terjaring Razia Dibina dengan Tegas

Tak Hanya Daging, Bumbu Rendang dan Santan Laris Manis Saat Meugang

Ketua Tim Peneliti Baterai Lithium-Ion FTUI Anne Zulfia Syahrial menjelaskan baterai lithium ion ini dibuat dari material Lithium Titanate Oxide (LTO) yang dicampur dengan timah (Sn) dan karbon aktif (C). Serta, LTO yang dicampur dengan Silikon (Si) dan karbon aktif (C).

“Sehingga membentuk masing-masing komposit LTO/C-Sn dan LTO/C-Si sebagai material aktif anoda dan Lithium Ferro Phospate (LFP) sebagai material aktif katoda,” kata Anne, Rabu, (3/11/2021).

Anne menjelaskan LTO tidak rentan mengalami short circuit (korsleting) pada saat proses charging (pengisian electron). Arus listrik yang dihasilkan lebih stabil dan aman dibandingkan baterai Lithium Graphite yang umum banyak digunakan pada baterai kendaraan listrik saat ini.

Kelemahannya, kapasitas spesifik (LTO) di 175 mAh/g, lebih rendah dari grafit di 372 mAh/g. Ia mengatakan, tim mencoba mengatasi kelemahan ini dengan mencampurkan Sn atau Si dan karbon aktif dari limbah batok kelapa menjadi komposit.

“Kami juga mengolah ampas kopi menjadi grafen untuk dicampurkan dengan LTO,” jelasnya.

Anggota tim peneliti, Bambang Priyono menyebut ide pemanfaatan limbah ampas kopi untuk baterai Lithium Ion berawal saat tim peneliti melihat banyaknya sampah dari kopi yang tidak dimanfaatkan. Setelah dikaji, ternyata ampas kopi dapat diolah menjadi grafen untuk meningkatkan konduktivitas LTO pada baterai Lithium-Ion.

Pada limbah ampas kopi, tim menemukan kandungan partikel-partikel yang dapat menghasilkan nano partikel dengan kondisi surface area yang baik. Semakin baik kondisi kondisi surface area, semakin banyak ion masuk yang dapat menghasilkan tenaga yang lebih bagus juga.

Sementara, anggota tim peneliti lainnya, Nofrijon Sofyan, menerangkan, semakin besar bobot mobil, semakin rendah daya dorongnya. Konsumsi bahan bakar juga semakin besar.

Baterai lithium graphite yang ada saat ini, kata dia, lumayan berat. Makanya, untuk mengurangi bobot, tim mencoba mengembangkan material yang lebih ringan sehingga berat baterai dapat berkurang sampai mencapai target kami 200 kg.

“Tim kami juga sedang meneliti bagaimana agar waktu pengisian daya dapat lebih singkat seperti halnya pengisian bahan bakar pada kendaraan konvensional,” kata Nofrijon.

Keunggulan baterai Lithium-Ion dengan LTO yang dikembangkan yaitu bobotnya yang ringan dan waktu pengisian daya yang lebih cepat. Tim Peneliti FTUI memperkirakan baterai mobil listrik dengan LTO ini dapat mencapai bobot 200 kilogram, jauh lebih ringan dibandingkan dengan baterai berkapasitas sama yang ada saat ini dengan bobot kisaran 500 kilogram.

Dengan bobot yang ringan itu, jarak tempuh yang bisa dicapai mobil akan meningkat. Sementara waktu pengisian daya baterai saat ini adalah 30 menit dengan target kedepannya mencapai 15 menit untuk full charging. Waktu ini lebih cepat dibandingkan baterai mobil listrik yang saat ini membutuhkan 1,5 – 2 jam waktu pengisian daya.

Sumber: medcom.id

Tags: AkademisiAmpas KopiBateraiKendaraan Listrikpenelitianuniversitas indonesia
Previous Post

Dorong Minat Industri Kreatif, BRI Dukung Jakarta Content Week

Next Post

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Lagi Korupsi Pengadaan Bebek di Aceh Tenggara

Related Posts

Penelitian Buktikan Galon Polikarbonat Aman untuk Wadah Air Minum

Penelitian Buktikan Galon Polikarbonat Aman untuk Wadah Air Minum

by Ulfah
16 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Sejumlah penelitian ilmiah membuktikan secara tegas bahwa tidak ditemukan migrasi Bisphenol A (BPA) dari galon guna ulang berbahan...

Warga Aceh Besar Ubah Ampas Kopi Jadi Briket

Warga Aceh Besar Ubah Ampas Kopi Jadi Briket

by Alfath Asmunda
12 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Ampas kopi di tangan warga Gampong Lamkeunung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar bisa mendatangkan pundi rupiah. Dikembangkan lewat...

Mualem-Dek Fadh Janji Libatkan Akademisi untuk Pembangunan Aceh

Mualem-Dek Fadh Janji Libatkan Akademisi untuk Pembangunan Aceh

by Alfath Asmunda
27 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih Muzakir Manaf - Fadhlullah (Mualem - Dek Fadh) berjanji akan melibatkan...

Next Post
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Lagi Korupsi Pengadaan Bebek di Aceh Tenggara

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Lagi Korupsi Pengadaan Bebek di Aceh Tenggara

Pinjam Uang di Pinjol Pakai Foto KTP, Amankah?

Pinjam Uang di Pinjol Pakai Foto KTP, Amankah?

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co