MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan bahwa dirinya tidak memberikan persetujuan atas permohonan izin perjalanan luar negeri Bupati Aceh Selatan.
Ia menuturkan, sekalipun Menteri Dalam Negeri menandatangani izin tersebut, keputusan tanggung jawab tetap berada pada pemerintah pusat.
“Surat izin perjalanan luar negeri Bupati Aceh Selatan tidak saya teken. Walaupun Mendagri yang teken, ya sudah, itu terserah. Tapi saya tidak teken,” kata Mualem, Sabtu (6/12/2025).
Gubernur mengaku heran sekaligus kecewa karena pada saat situasi darurat, justru ada pejabat yang memilih meninggalkan daerahnya. Menurutnya, saat seluruh elemen pemerintah tengah berjibaku menyalurkan bantuan, tidak seharusnya pimpinan daerah mengabaikan tanggung jawabnya.
“Untuk sementara waktu jangan pergi. Tapi dia pergi juga, terserah. Sama Mendagri nanti sanksinya apa,” ujarnya.
Gubernur menyayangkan keputusan kepala daerah bepergian ketika Aceh sedang dilanda bencana besar. Menurutnya, situasi di lapangan sangat berat dan membutuhkan kehadiran penuh seluruh jajaran pemerintahan.
“Semua aparat jangan banyak yang cengeng. Ini saja sudah kewalahan,” tegasnya,
Ia menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak warga terdampak belum tertangani sepenuhnya, terutama dalam hal bahan makanan. Banyak wilayah pedalaman yang belum tersentuh bantuan akibat akses darat terputus.
“Yang kita tahu, mereka banyak membutuhkan sembako dan belum terjamah ke pedalaman. Mereka tidak bisa kita salurkan bantuan lewat jalan darat karena masih banjir dan jembatan putus,” jelasnya.
Ia pun menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah, hingga tingkat keuchik, agar bekerja aktif memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. “Semua harus bergerak. Pastikan penyaluran sembako sampai ke mereka yang betul-betul membutuhkan,” ujarnya.
Kerusakan fasilitas umum juga dilaporkan cukup parah. Di Aceh Utara saja, terdapat 41 lokasi yang sudah terdata rusak, belum termasuk wilayah lain yang belum terjangkau. “Belum lagi Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Aceh Timur sampai Lokop saja belum terjamah,” kata Gubernur.










Discussion about this post