MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Penanganan Dinilai Lambat, Relawan Mahasiswa Rela Jalan Kaki Tiga Hari Antar Logistik

Riska Zulfira by Riska Zulfira
6 Desember 2025
in News
0

Aliansi Mahasiswa se-Aceh saat mengantarkan donasi dan logistik ke wilayah terdampak banjir. | Foto : dok masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aliansi Mahasiswa se-Aceh terus mengerahkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor, termasuk daerah yang sulit dijangkau. Mereka menyebut penanganan pemerintah sudah berjalan, namun belum efektif memenuhi kebutuhan masyarakat di titik-titik terparah.

Perwakilan mahasiswa, Habibi, mengatakan relawan telah menyalurkan bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara. Distribusi dilakukan ke Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, hingga Aceh Singkil. Namun, kondisi lapangan menunjukkan warga masih kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

RelatedPosts

Jelang Ramadan, Harga Emas Perhiasan dan Antam Turun

Harga Bahan Dapur di Pasar Rukoh Mengalami Kenaikan di Hari Meugang

Kecelakaan di Tol Sigli–Banda Aceh, 1 Tewas dan 2 Luka-Luka

“Fakta di lapangan sangat menyedihkan. Banyak korban ntuk makan saja sulit. Ketika kami membagikan sembako, warga sampai berebut,” ujar Habibi, Sabtu (6/12/2025).

Ia menyebut beberapa kepala daerah sudah menyatakan tidak sanggup menangani kondisi darurat ini. Karena itu, mahasiswa meminta pemerintah pusat segera menetapkan status bencana nasional, agar penanganan bisa lebih cepat dan terkoordinasi.

Menurut Habibi, posko mahasiswa telah menyalurkan lebih dari 3.000 paket bantuan berupa logistik, pakaian layak pakai, dan berbagai perlengkapan lainnya. Namun, mereka masih kekurangan armada untuk menjangkau wilayah terisolir. Di beberapa daerah, mahasiswa memilih turun langsung tanpa menunggu bantuan pemerintah.

“Untuk wilayah mudah dijangkau, akses kami berikan kepada pemerintah. Tetapi untuk daerah terpencil, kami turun sendiri. Ke Pameu, Aceh Tengah misalnya, relawan kami jalan kaki bawa tas carrier selama tiga hari membawa logistik,” ujarnya.

Bantuan juga dikirim ke Singkil, Kutablang, Langsa, dan sejumlah titik lain yang sebelumnya terputus akses. Sebagian besar distribusi dilakukan menggunakan kendaraan sewaan yang dananya berasal dari donasi publik. Saat ini, dana tersisa di posko hanya sekitar Rp20 juta, setelah digunakan untuk pembelian bahan bakar dan biaya operasional.

“Donasinya dari masyarakat Aceh, terutama Banda Aceh dan Aceh Besar. Armada udara dan mobil ada bantuan dari TNI dan Polri, tapi untuk banyak rute lain kami tanggung sendiri,” kata Habibi.

Di wilayah tengah, relawan menggunakan mobil hingga titik yang memungkinkan, lalu perjalanan dilanjutkan oleh tim mahasiswa yang telah bersiaga di lokasi untuk membawa logistik. Habibi menegaskan bahwa mahasiswa akan terus berkoordinasi dengan berbagai posko kemanusiaan untuk memastikan distribusi berjalan merata. Namun, ia mengingatkan bahwa kebutuhan logistik masyarakat masih sangat besar dan jauh dari cukup.

“Kami berupaya semaksimal mungkin, tapi kondisi hari ini sudah melelahkan semua pihak. Mohon pemerintah lebih sigap, karena masyarakat di lapangan benar-benar butuh pertolongan cepat,” ujarnya.

Tags: Banjir AcehBanjir LongsorBantuan LogistikMahasiswa AcehSembako
Previous Post

Update Korban Banjir Tamiang, 57 Orang Meninggal Dunia dan 23 Lainnya Hilang

Next Post

Wali Kota Banda Aceh Pantau Kesiapan TPS Jelang Pilchiksung Serentak

Related Posts

Harga Bahan Dapur di Pasar Rukoh Mengalami Kenaikan di Hari Meugang

by Aininadhirah
17 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Momentum tradisi meugang berdampak pada kenaikan harga sejumlah bahan dapur di Pasar Rukoh. Beberapa komoditas utama seperti cabai,...

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

by Redaksi
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menilai banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh bukan semata-mata bencana alam, melainkan...

The Land from Above

by Ahmad Mufti
31 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Daratan Aceh terbentang seperti peta yang berubah paksa. Garis-garis alam kini bergeser, meninggalkan jejak yang tak bisa disembunyikan....

Next Post

Wali Kota Banda Aceh Pantau Kesiapan TPS Jelang Pilchiksung Serentak

Petunjuk Akan Pergi, Salah: Liverpool "Melempar Aku ke Jalanan"

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co