MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, April 3, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto

The Land from Above

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
31 Januari 2026
in Foto, Headline
0

Sejumlah masyarakat melintasi jembatan darurat di Desa Bergang, Ketol, Aceh Tengah. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Daratan Aceh terbentang seperti peta yang berubah paksa. Garis-garis alam kini bergeser, meninggalkan jejak yang tak bisa disembunyikan.

Kondisi permukiman dan lahan Kelapa Sawit pasca diterjang banjir bandang di Desa Babo, Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Sawah, sungai, lahan pertanian dan permukiman selama bertahun-tahun yang membentuk keseimbangan antara manusia dan alam porak-porandan.

RelatedPosts

Banda Aceh Siap Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Wali Kota Tunggu Aturan Teknis Pusat

Lonjakan Wisatawan ke Sabang, Trip Kapal Ditambah hingga Malam

Gamis Melayu “Bini Orang” Jadi Primadona Lebaran Tahun 2026

Sejumlah tanaman Kelapa Sawit yang rubuh akibat diterjang banjir di Dusun Sukamaju, Desa Pengidam, Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Ketika hujan ekstrem datang, sungai meluap, longsor di perbukitan berubah menjadi kekuatan yang menguasai lanskap.

Foto udara Dusun Lhok Pungki, Desa Gunci, Sawang, Aceh Utara | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Dari ketinggian, air terlihat menciptakan jalurnya sendiri. Aliran baru memotong sawah, memasuki permukiman dan menghapus pola ruang yang dibangun.

Kondisi permukiman Desa Sekumur, Sekerak, Aceh Tamiang. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Perbedaan antara sungai dan daratan lenyap. Hamparan tanah yang luas menjadi penanda betapa dahsyatnya bencana yang melanda.

Kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) yang hancur akibat banjir bandang di Desa Simpang Mulia, Juli, Bireuen. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Jalan-jalan yang dahulu menyatukan desa kini terputus. Mobilitas manusia terhenti, menegaskan betapa tipisnya lapisan infrastruktur di hadapan kekuatan air.

Kondisi pasar yang masih porak-poranda di Desa Babo, Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Pola kerusakan ini hanya sepenuhnya terbaca dari udara, ia tampil sebagai krisis lanskap. Dari darat, banjir terasa sebagai peristiwa lokal.

Sejumlah tanaman Kelapa Sawit yang rubuh akibat diterjang banjir di Desa Babo, Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Foto udara merekam bagaimana air membentuk ulang tepian sungai, memperlebar alur dan melahirkan muara-muara baru. Tanah subur berubah menjadi ruang yang tak lagi pasti.

Kondisi permukiman Desa Sekumur, Sekerak, Aceh Tamiang. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Banjir ini bukan anomali tunggal. Ia muncul dari pertemuan perubahan iklim, tekanan tata ruang dan daya tahan masyarakat yang terus diuji.

Foto udara kondisi permukiman Desa Batu Sumbang, Simpang Jernih, Aceh Timur. | Foto: Ahmad Mufti/masakini.co

Aceh, dilihat dari atas, menegaskan bahwa lanskap adalah sistem hidup. Ketika keseimbangannya terganggu, perubahan itu menjalar, mengubah ruang, mata pencaharian dan masa depan manusia yang bergantung padanya.

Tags: banjir bandang AcehBanjir LongsorBencana AcehFoto udara
Previous Post

Lahan Ilalang di Leupung Aceh Besar Terbakar

Next Post

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

Related Posts

Bantuan Biaya Hidup Belum Diterima, Mahasiswa Aceh Korban Bencana Sumatra Lapor Ombudsman

Bantuan Biaya Hidup Belum Diterima, Mahasiswa Aceh Korban Bencana Sumatra Lapor Ombudsman

by Ulfah
21 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Ombudsman RI Perwakilan Aceh menerima laporan dugaan permasalahan dalam penyaluran Bantuan Biaya Hidup (BBH) bagi mahasiswa yang terdampak...

Pemerintah Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak ke 23 Kabupaten/Kota di Aceh

by Ulfah
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah menyerahkan bantuan stimulan bagi rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) akibat bencana banjir dan longsor...

Aceh Usul Penghapusan Sementara Barcode BBM Jelang Ramadan dan Idul Fitri

by Riska Zulfira
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah kembali mengusulkan penghapusan sementara kebijakan barcode pembelian BBM selama masa transisi pemulihan bencana di...

Next Post

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

Klasemen Bayar Pajak Premier League, Haaland Tembus 388 Miliar

Discussion about this post

CERITA

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...