MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

Redaksi by Redaksi
31 Januari 2026
in News
0

Wakil Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), M. Deni Fitriadi | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menilai banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh bukan semata-mata bencana alam, melainkan juga dipicu oleh kebijakan pengelolaan lingkungan yang tidak tepat.

Wakil Ketua DPD AMPI, M. Deni Fitriadi menyebutkan deforestasi, eksploitasi sumber daya alam, serta tumpang tindih perizinan telah memperparah dampak banjir yang terjadi di berbagai daerah di Aceh.

RelatedPosts

Dua Terdakwa Kasus Ikhtilath yang Ditangkap di Hotel Dicambuk 20 Agustus

Harga Emas Perhiasan Bertahan Rp7,76 Juta per Mayam, Antam Justru Naik Rp18 Ribu

Lapas dan Rutan Aceh Overkapasitas, Kasus Narkotika Jadi Penyumbang Terbesar

“Banjir ini tidak bisa hanya dilihat sebagai peristiwa alam. Ada faktor kebijakan yang memperburuk kondisi, seperti pembukaan hutan yang tidak terkendali dan lemahnya pengawasan izin,” ujar Deni, Sabtu (31/1/2026). 

Ia menyampaikan, banjir tersebut telah menyebabkan dampak besar terhadap masyarakat. Bahkan hingga saat ini pasca dua bulan bencan terdapat 91.663 jiwa yang masih mengungsi.

Selain itu, ribuan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Berdasarkan data pemerintah, tercatat 64.740 rumah rusak ringan, 40.103 rumah rusak sedang, 29.527 rumah rusak berat, serta 13.969 rumah hanyut akibat banjir di Aceh. Pemerintah juga telah membangun 3.248 unit hunian sementara (huntara) dan menyalurkan skema Dana Tunggu Harian (DTH) kepada 9.766 jiwa warga terdampak.

Deni menegaskan, pemerintah perlu meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, tidak hanya melalui penanganan darurat, tetapi juga perbaikan tata kelola lingkungan secara menyeluruh.

Menurutnya, Aceh merupakan wilayah rawan bencana karena berada di zona pertemuan lempeng aktif dan jalur cincin api. Oleh karena itu, edukasi kebencanaan kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan.

Selain itu, AMPI mendorong penguatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam perusakan lingkungan.

“Perusahaan yang terbukti merusak lingkungan harus diproses secara hukum dan diberikan sanksi tegas,” katanya.

Di sisi lain, AMPI mengapresiasi langkah pemerintah, TNI, Polri, serta relawan dalam menangani dampak banjir. Namun, Deni menekankan bahwa upaya pemulihan harus disertai dengan kebijakan pencegahan agar bencana serupa tidak terus berulang.

AMPI juga meminta pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan Ramadan serta mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.

Saat ini, pemerintah telah mengusulkan 153 titik lahan relokasi dengan total luas 473,09 hektare yang berpotensi menampung hingga 28.311 unit rumah. Dari jumlah tersebut, 24 titik lahan telah dinyatakan layak berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

Tags: AMPIBanjir Acehkerusakan lingkungan
Previous Post

The Land from Above

Next Post

Klasemen Bayar Pajak Premier League, Haaland Tembus 388 Miliar

Related Posts

Koalisi Sipil Soroti Pemulihan Pascabencana Aceh, Sebut Dampak Ekologis Masih Berlangsung

by Aininadhirah
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menilai penanganan dampak bencana ekologis di Aceh belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah persoalan seperti...

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor...

Next Post

Klasemen Bayar Pajak Premier League, Haaland Tembus 388 Miliar

Militer Pakistan Menewaskan 92 Militan Setelah Serangan Mematikan

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co