MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

AMPI Nilai Banjir Aceh Bukan Sekadar Bencana Alam, Dipicu Salah Kelola Lingkungan

Redaksi by Redaksi
31 Januari 2026
in News
0

Wakil Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), M. Deni Fitriadi | Foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menilai banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh bukan semata-mata bencana alam, melainkan juga dipicu oleh kebijakan pengelolaan lingkungan yang tidak tepat.

Wakil Ketua DPD AMPI, M. Deni Fitriadi menyebutkan deforestasi, eksploitasi sumber daya alam, serta tumpang tindih perizinan telah memperparah dampak banjir yang terjadi di berbagai daerah di Aceh.

RelatedPosts

Jelang Lebaran, Pasar Musiman Beureunuen Dipadati Pengunjung

Harga Emas di Pidie Tembus Rp8,7 Juta per Mayam

Musim Kemarau Aceh Diprediksi Meluas pada Mei–Juni 2026

“Banjir ini tidak bisa hanya dilihat sebagai peristiwa alam. Ada faktor kebijakan yang memperburuk kondisi, seperti pembukaan hutan yang tidak terkendali dan lemahnya pengawasan izin,” ujar Deni, Sabtu (31/1/2026). 

Ia menyampaikan, banjir tersebut telah menyebabkan dampak besar terhadap masyarakat. Bahkan hingga saat ini pasca dua bulan bencan terdapat 91.663 jiwa yang masih mengungsi.

Selain itu, ribuan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Berdasarkan data pemerintah, tercatat 64.740 rumah rusak ringan, 40.103 rumah rusak sedang, 29.527 rumah rusak berat, serta 13.969 rumah hanyut akibat banjir di Aceh. Pemerintah juga telah membangun 3.248 unit hunian sementara (huntara) dan menyalurkan skema Dana Tunggu Harian (DTH) kepada 9.766 jiwa warga terdampak.

Deni menegaskan, pemerintah perlu meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, tidak hanya melalui penanganan darurat, tetapi juga perbaikan tata kelola lingkungan secara menyeluruh.

Menurutnya, Aceh merupakan wilayah rawan bencana karena berada di zona pertemuan lempeng aktif dan jalur cincin api. Oleh karena itu, edukasi kebencanaan kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan.

Selain itu, AMPI mendorong penguatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam perusakan lingkungan.

“Perusahaan yang terbukti merusak lingkungan harus diproses secara hukum dan diberikan sanksi tegas,” katanya.

Di sisi lain, AMPI mengapresiasi langkah pemerintah, TNI, Polri, serta relawan dalam menangani dampak banjir. Namun, Deni menekankan bahwa upaya pemulihan harus disertai dengan kebijakan pencegahan agar bencana serupa tidak terus berulang.

AMPI juga meminta pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan Ramadan serta mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.

Saat ini, pemerintah telah mengusulkan 153 titik lahan relokasi dengan total luas 473,09 hektare yang berpotensi menampung hingga 28.311 unit rumah. Dari jumlah tersebut, 24 titik lahan telah dinyatakan layak berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

Tags: AMPIBanjir Acehkerusakan lingkungan
Previous Post

The Land from Above

Next Post

Klasemen Bayar Pajak Premier League, Haaland Tembus 388 Miliar

Related Posts

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Suluk Jadi Tempat Pulang Terakhir Jariyah di Bulan Ramadan

91 Ribu Lebih Warga Masih Mengungsi, Terbanyak di Aceh Utara

by Ulfah
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Delapan minggu pascabencana, 24.426 kepala keluarga (KK) atau 91.962 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian. Data Pos Komando...

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

Ribuan Warga Aceh Tengah Masih Terisolir, Bantuan Disalurkan Lewat Helikopter

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Ribuan warga di Kabupaten Aceh Tengah masih terisolir pascabanjir dan longsor. Akses darat yang terputus memaksa pemerintah menyalurkan...

Next Post

Klasemen Bayar Pajak Premier League, Haaland Tembus 388 Miliar

Militer Pakistan Menewaskan 92 Militan Setelah Serangan Mematikan

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co