MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

Redaksi by Redaksi
10 Juni 2026
in Daerah
0

Muzakir Manaf saat rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan pemulihan pascabencana bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/6/2026). | Foto: Humas Pemerintah Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor di Aceh meski bencana tersebut telah berlalu selama enam bulan.

Hal itu disampaikan Muzakir Manaf saat rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan pemulihan pascabencana bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/6/2026).

RelatedPosts

Rapat Forkopimda Aceh Bahas Dinamika Kerusuhan pada Hari Damai Aceh

Syech Muharram: Generasi Muda Jangan Kehilangan Sejarah dan Bahasa Aceh

Forkopimda Aceh Sepakat Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Mendagri

Di hadapan pemerintah pusat, gubernur yang akrab disapa Mualem itu menyoroti kerusakan sektor pertanian dan infrastruktur dasar yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah daerah terdampak.

Menurutnya, banyak lahan persawahan yang belum dapat kembali dimanfaatkan oleh petani akibat kerusakan yang ditimbulkan banjir dan longsor. Selain itu, jaringan irigasi, jembatan, serta akses jalan juga masih membutuhkan penanganan serius.

“Yang paling urgen masalah sawah yang belum bisa dipakai, irigasi, dan jembatan jalan. Sungai juga perlu dibenahi agar tak terjadi luapan banjir saat hujan datang,” kata Mualem.

Ia menyebut persoalan sungai menjadi salah satu titik krusial yang harus segera ditangani karena berpengaruh langsung terhadap risiko banjir di masa mendatang. Normalisasi dan pembenahan aliran sungai dinilai penting untuk melindungi kawasan permukiman serta lahan pertanian masyarakat.

Mualem menegaskan percepatan pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan kuat dari pemerintah pusat agar berbagai kerusakan yang masih tersisa dapat segera ditangani.

“InsyaAllah kita kerja sama antara pusat dan Pemerintah Aceh, ini tugas kita agar penanganan sempurna, guna membangun yang sudah rusak dan hilang,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan berdasarkan hasil analisis Satgas Nasional, sebanyak 10 dari 18 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh telah kembali berfungsi normal.

Pemerintah pusat, kata Tito, juga telah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp371 miliar untuk rehabilitasi sektor pertanian, termasuk perbaikan sawah, jaringan irigasi, dan lahan terdampak bencana.

“Dari hasil analisis tim satgas nasional, sudah ada 10 kabupaten/kota yang fungsional. Kami juga sudah menyiapkan dukungan anggaran untuk percepatan pemulihan,” kata Tito.

Meski demikian, Pemerintah Aceh menilai percepatan rehabilitasi infrastruktur dan sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama agar aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali pulih sepenuhnya.

Tags: 6 Bulan PascabencanaBanjir AcehIrigasi AcehMualemPemerintah Acehpemulihan pascabencana AcehSawah Rusak Aceh
Previous Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Amankan Ribuan Warga pada Dakwah Seuramoe Hate di Taman Sari

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Beri Pembinaan kepada Pasangan Muda-Mudi di Kawasan Rawan Pelanggaran Syariat

Related Posts

Forkopimda Aceh Sepakat Minta Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Mendagri

by Redaksi
16 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh dan DPR Aceh akan berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mendapatkan kepastian hukum terkait Bendera...

21 Tahun Damai Aceh, Fadhlullah: Tantangan Kita Kini Memastikan Rakyat Rasakan Manfaat Perdamaian

by Riska Zulfira
15 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri konflik, melainkan memastikan masyarakat...

Mualem Ajak Warga Aceh Rawat Perdamaian, Bukan Sekadar Diperingati

by Redaksi
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengajak seluruh masyarakat Aceh menjaga dan merawat perdamaian yang telah berlangsung selama 21...

Next Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Beri Pembinaan kepada Pasangan Muda-Mudi di Kawasan Rawan Pelanggaran Syariat

36 Anak di Aceh Timur Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co