MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut rencana pembangunan The New Hotel Aceh dengan konsep green building dan green energy di depan Masjid Raya Baiturrahman. Namun, sebelum rencana investasi tersebut ditindaklanjuti, Pemko meminta investor menyampaikan proposal secara lebih detail.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan dukungan terhadap rencana investasi PT APCA Tirta Engineering tersebut perlu diikuti perencanaan yang matang dan terukur agar manfaatnya dapat dirasakan daerah dan masyarakat.
“Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut baik dan mendukung sepenuhnya agar kerja sama ini dapat terjalin. Kita berharap investasi ini dapat memberikan dampak terhadap peningkatan investasi dan pertumbuhan perekonomian di Kota Banda Aceh,” ujar Illiza, Rabu (30/9/2026).
Menurut Illiza, proposal rinci diperlukan agar pemerintah dapat menilai rencana investasi secara menyeluruh, sebelum menentukan langkah kerja sama lebih lanjut.
Ia meminta investor menjelaskan aspek teknis dan teknologi, kebutuhan lahan, kapasitas pengolahan, skema pembiayaan dan investasi, keekonomian, manfaat bagi daerah, serta bentuk kerja sama yang ditawarkan.
“Proposal yang lebih detail ini penting agar Pemerintah Kota Banda Aceh dapat melihat secara menyeluruh rencana investasi yang akan dilakukan,” katanya.
Selain pembangunan hotel, PT APCA Tirta Engineering juga menawarkan pengembangan sistem waste management di Kota Banda Aceh.
Illiza menyebut pihak investor sebelumnya telah berdiskusi dengan pengelola Masjid Raya Baiturrahman terkait rencana pembangunan hotel tersebut. Salah satu pembahasan menyangkut akses penghubung langsung dari hotel menuju masjid.
Dalam pembahasan itu, pihak masjid meminta agar hotel nantinya memiliki jalur penghubung bawah tanah (underground) menuju Masjid Raya Baiturrahman.
“Akses tersebut ditujukan untuk memudahkan tamu hotel yang hendak beribadah di Masjid Raya Baiturrahman. Dengan adanya jalur penghubung tersebut, tamu hotel dapat menuju masjid tanpa harus melintasi jalan umum,” ujar Illiza.
Selain akses bagi pejalan kaki, rencana tersebut juga mencakup penggunaan area basement Masjid Raya Baiturrahman sebagai lokasi parkir kendaraan tamu hotel.
Pemko Banda Aceh selanjutnya akan melihat lebih detail aspek teknis, ekonomi, kebutuhan lahan, hingga skema kerja sama melalui proposal yang disampaikan investor sebelum rencana tersebut ditindaklanjuti.








Discussion about this post