MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Oktober 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Serapan Anggaran Bencana Aceh Capai Rp498,25 Miliar, Naik Rp41,16 Miliar Sepekan

Redaksi by Redaksi
27 September 2026
in Daerah
0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menyampaikan Rancangan Qanun Aceh tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRA, Rabu (22/7/2026). | Foto: Adpim Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh untuk penanganan bencana hidrometeorologi mencapai Rp498,25 miliar atau 30,16 persen dari total pagu Rp1,652 triliun hingga Jumat (25/9/2026).

Dalam sepekan, serapan anggaran tersebut bertambah Rp41,16 miliar. Pada 18 September 2026, realisasi masih berada di angka Rp457,08 miliar atau 27,67 persen.

RelatedPosts

Sekda Aceh Besar Ajak OPD hingga Masyarakat Sukseskan MTQ ke-35

PUPR Banda Aceh Perbaiki Enam Manhole Rusak di Trotoar Jalan Daud Beureueh

Dua Pekan Krisis Air, Pemkab Aceh Besar Siapkan Perbaikan Pipa di Leupung

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan kenaikan serapan terutama berasal dari percepatan belanja di tingkat kabupaten/kota serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Menurutnya, data tersebut merupakan bagian dari laporan berkala Pemerintah Aceh terkait perkembangan penggunaan tambahan TKD untuk penanganan dampak bencana hidrometeorologi.

Dana tambahan TKD sebesar Rp1,652 triliun tersebut telah ditransfer pemerintah pusat secara penuh ke kas daerah sejak 4 Mei 2026 melalui tiga tahap pencairan.

“Uangnya sudah tersedia lengkap di kas daerah sejak Mei lalu. Tidak ada kendala likuiditas dari pusat,” kata Nurlis dalam keterangannya di Banda Aceh, Sabtu (26/9/2026).

Serapan Kabupaten/Kota Naik Rp35,78 Miliar

Pada tingkat kabupaten/kota, realisasi gabungan 14 daerah meningkat Rp35,78 miliar dalam sepekan, dari Rp217,62 miliar atau 26,31 persen menjadi Rp253,41 miliar atau 30,63 persen dari total pagu Rp827,26 miliar.

Banda Aceh mencatat tambahan realisasi terbesar secara nominal, yakni Rp14,28 miliar, sehingga serapannya mencapai Rp72,41 miliar atau 41,91 persen.

Sementara Aceh Tamiang mencatat kenaikan persentase terbesar, yakni 18,63 persen. Serapannya meningkat dari 27,73 persen menjadi 46,36 persen atau bertambah Rp6,86 miliar.

Enam daerah lainnya juga mencatat kenaikan, yakni Langsa menjadi 29,82 persen, Lhokseumawe 27,59 persen, Sabang 8,94 persen, Aceh Singkil 25,28 persen, Subulussalam 11,01 persen, dan Gayo Lues 57,99 persen.

Di sisi lain, enam kabupaten tidak mencatat perubahan persentase serapan selama sepekan. Daerah tersebut yakni Aceh Barat 24,79 persen, Aceh Barat Daya 24,88 persen, Aceh Jaya 32,88 persen, Aceh Selatan 65,32 persen, Aceh Tenggara 20,41 persen, serta Nagan Raya 2,69 persen.

Serapan Pemerintah Aceh Bertambah Rp5,38 Miliar

Berbeda dengan kabupaten/kota, realisasi pada tingkat Pemerintah Aceh bertambah Rp5,38 miliar dalam periode yang sama.

Dari pagu Rp824,82 miliar, serapan meningkat dari Rp239,46 miliar atau 29,03 persen pada 18 September menjadi Rp244,84 miliar atau 29,68 persen pada 25 September.

Dari 14 SKPA pengampu anggaran, tiga instansi mencatat kenaikan realisasi, yakni Dinas PUPR sebesar Rp2,93 miliar menjadi 28,90 persen, Dinas Perkim Rp2,31 miliar menjadi 14,58 persen, dan BPBA Rp128 juta menjadi 13,15 persen.

Nurlis mengatakan belum bergeraknya realisasi keuangan pada sejumlah kegiatan tidak otomatis menunjukkan tidak adanya aktivitas penanganan di lapangan. Sebagian kegiatan masih berada pada tahap pekerjaan fisik sehingga pembayaran baru dicatat setelah memenuhi tahapan dan persyaratan sesuai ketentuan.

Sementara itu, realisasi anggaran pada BPSDM Aceh masih tercatat nol persen karena alokasi tersebut diperuntukkan bagi bantuan pendidikan mahasiswa terdampak bencana hidrometeorologi.

Nurlis menjelaskan, penetapan penerima baru diumumkan pada 25 Agustus 2026 setelah melalui verifikasi lapangan di 18 kabupaten/kota terdampak. Proses pengumpulan berkas fisik dan validasi rekening Bank Aceh Syariah berlangsung hingga 20 September.

“Masih banyak mahasiswa yang dinyatakan lulus belum mengumpulkan dan melengkapi berkas administrasi serta nomor rekening mereka,” ujarnya.

Ia mengatakan bantuan belum dapat dicairkan sebelum dokumen penerima selesai diverifikasi. Proses pelengkapan berkas masih dilakukan sehingga realisasi anggaran BPSDM belum tercatat hingga 25 September.

Pemerintah Aceh menyatakan perkembangan realisasi tambahan TKD tersebut akan dipublikasikan secara berkala. Masyarakat dapat memantau data penggunaan anggaran melalui portal resmi P2K-APBA Aceh.

Tags: Anggaran Bencana AcehAPBA 2026Bencana hidrometeorologiPemerintah AcehSerapan AnggaranTKD Aceh
Previous Post

Kemenkes Ingatkan Warga Tak Buru Antivirus Influenza Tanpa Resep

Next Post

Nagan Raya Siapkan Pembentangan Merah Putih 24 Km, Presiden Prabowo Diundang

Related Posts

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

by Redaksi
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong perubahan pola pembangunan ekonomi dari penjualan komoditas mentah menuju hilirisasi dan industrialisasi. Langkah ini dinilai...

Irigasi Seunong Rusak, Warga Pidie Jaya Harus Gotong Royong Jaga Aliran Air

by Ahmad Mufti
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kerusakan Daerah Irigasi (D.I.) Seunong di Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, membuat masyarakat harus bergotong royong secara swadaya...

HUT ke-81 TNI di Aceh Digelar Sederhana, Prajurit Masih Tangani Pascabencana

by Redaksi
5 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Aceh digelar sederhana di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin...

Next Post

Nagan Raya Siapkan Pembentangan Merah Putih 24 Km, Presiden Prabowo Diundang

Gayo Lues Kembali Banjir dan Longsor, 33 KK Terisolir dan Sejumlah Jalan Terputus

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co