MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kemenkes Ingatkan Warga Tak Buru Antivirus Influenza Tanpa Resep

Riska Zulfira by Riska Zulfira
26 September 2026
in Nasional
0

Ilustrasi obat-obatan. | Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat tidak membeli atau menggunakan obat antivirus tanpa resep dokter di tengah meningkatnya kepanikan warga memburu obat tersebut setelah informasi mengenai kasus influenza A ramai di media sosial.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalucia, mengatakan kepanikan tersebut mendorong sebagian masyarakat mencari hingga membeli antivirus tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis.

RelatedPosts

DPO Judi Online Rp1 Triliun Ditangkap di Thailand, Dibawa Pulang ke Indonesia

Anggaran KIP Kuliah 2027 Bertambah Rp1,267 Triliun, Penerima Mahasiswa Baru Naik Jadi 220 Ribu

RI Akan Suarakan Ketahanan Global dan Isu Palestina di Majelis Umum PBB

Menurut Lucia, penggunaan antivirus tidak diperlukan untuk semua kasus influenza. Sebagian besar influenza merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri atau self-limiting disease sehingga penggunaan obat harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan rekomendasi tenaga medis.

“Influenza adalah self-limiting disease, yang tidak perlu antivirus. Tetapi ramai di medsos orang mencari antivirus, sampai kepada orang-orang beli tanpa resep dokter untuk penggunaan antivirus,” ujar Lucia, mengutip infopublik.id, Sabtu (26/9/2026).

Ia menegaskan penggunaan obat secara tidak tepat dapat meningkatkan risiko resistensi. Risiko tersebut perlu diperhatikan terutama ketika antivirus diberikan kepada anak-anak dan balita tanpa pemeriksaan serta rekomendasi tenaga medis.

Lucia secara khusus menyoroti Oseltamivir, salah satu antivirus yang digunakan untuk menangani influenza. Menurutnya, efektivitas obat tersebut perlu dijaga agar tetap dapat digunakan ketika benar-benar dibutuhkan.

“Saya bayangkan seandainya Oseltamivir itu sudah resisten, terus kita mau obatin apa lagi kalau kita memiliki ancaman influenza atau virus yang lebih berbahaya lagi,” katanya.

Untuk mencegah penggunaan obat secara tidak tepat, Lucia meminta apoteker aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Apoteker dinilai memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar sebelum menggunakan obat.

“Teman-teman apoteker, sekali lagi tolong menjadi garda terdepan dalam pemberian obat-obatan, juga bisa menjaga, memberikan edukasi, informasi yang benar, dan tidak mengikuti kepanikan yang ada,” ujar Lucia.

Lucia mengatakan pelayanan kefarmasian tidak sebatas menyerahkan obat kepada masyarakat. Edukasi mengenai aturan dan kebutuhan penggunaan obat juga menjadi bagian penting agar obat digunakan secara rasional.

Kemenkes juga mendorong edukasi penggunaan obat dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memilah informasi dan menggunakan obat sesuai kebutuhan medis.

Tags: AntivirusInfluenza AKemenkesOseltamivirResistensi
Previous Post

Cegah Stunting, Pidie Jaya Bangun Jamban Sehat untuk Keluarga Rawan Stunting

Related Posts

Kemenkes Tekankan Deteksi Dini untuk Capai Nol Kematian Dengue 2030

by Ahlul Fikar
14 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Kesehatan menilai kemampuan masyarakat mengenali gejala awal dan tanda bahaya dengue menjadi kunci menekan angka kematian akibat...

Anggaran Obat Gangguan Jiwa Naik Lima Kali Lipat, Kemenkes Perluas Akses Pengobatan Skizofrenia

by Ahmad Mufti
28 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Kesehatan meningkatkan anggaran pengadaan obat kesehatan jiwa hampir lima kali lipat pada 2026, dari sebelumnya sekitar Rp11...

4.000 Relawan Kesehatan Dikerahkan untuk Tangani Dampak Bencana di Sumatra

by Ulfah
8 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan sekitar 4.000 relawan kesehatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra. Data...

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co