MASAKINI.CO – Ribuan warga memadati Taman Bustanussalatin (Taman Sari) Banda Aceh untuk menghadiri kegiatan dakwah bertajuk Seuramoe Hate yang menghadirkan Syeikh Dr. Reza Abdul-Jabbar dan Ustazah Hj. Peggy Melati Sukma, Selasa (9/6/2026) malam.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, personel Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh dikerahkan melakukan pengamanan serta pengawasan di lokasi sejak sebelum acara dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh, Muhammad Rizal, mengatakan kehadiran personel di lapangan bertujuan menjaga ketertiban serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan dakwah tersebut.
“Satpol PP melakukan pengamanan saja dan juga ikut meramaikan,” ujar Rizal.
Menurutnya, pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kekhusyukan jamaah yang hadir memenuhi kawasan Taman Sari.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, secara resmi meluncurkan Program Dakwah Kolaborasi Kota Banda Aceh sebagai wadah syiar Islam bagi para ulama dan dai di ibu kota Provinsi Aceh.
Dalam sambutannya, Illiza menekankan pentingnya membangun keluarga yang hangat dan berlandaskan nilai-nilai syariat Islam. Menurutnya, keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk masyarakat yang baik.
“Jaga dirimu dan keluargamu dari api neraka. Pondasi syariah dan kehangatan keluarga adalah dua hal yang tidak boleh terpisahkan,” tegas Illiza.
Program dakwah yang mengusung tema Seuramoe Hate atau Serambinya Hati tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para ulama, dai, dan pemerintah dalam memperkuat syiar Islam di Kota Banda Aceh.
Kegiatan berlangsung dengan tertib hingga selesai, sementara personel Satpol PP-WH tetap bersiaga melakukan pengamanan dan pengawasan di sejumlah titik guna memastikan kenyamanan seluruh jamaah yang hadir.










Discussion about this post