MASAKINI.CO — Tim Vertical Rescue Indonesia (VRI) Regional Aceh berpartisipasi dalam proses perbaikan jaringan listrik PLN di Pante Baru, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Sebagian dari mereka menyalurkan bantuan pasca-bencana di Pidie Jaya, Minggu (7/12/2025).
Koordinator VRI Regional Aceh, Fitriani, mengatakan anggota VRI Regional Aceh yang terlibat dalam perbaikan tersebut berjumlah tiga orang. Selain dirinya, juga ada dua anggota tim, yaitu Teuku Raja Akbar dan Murshalliyuddin.
“Tim kami ikut bantu Tim PLN di gardu induk. Permintaan langsung Pangdam Iskandar Muda melalui Komandan VRI Indonesia untuk melibatkan VRI Aceh, dalam aksi darurat ini,” jelasnya.
Secara teknis, kata Fitri, Tim VRI Aceh terlibat untuk membentangkan sling baja sebagai jalur transfer logistik. Mereka juga melakukan distribusi material, seperti bahan baku pengerjaan, BBM, pipa, bahan makanan dan lain-lain untuk mendukung tim yang mengerjakan pembangunan tower darurat PLN.
“Tim mulai bekerja sejak Sabtu (29/11/2025) dan kami dimonitor langsung oleh Komandan VRI Pusat dan Kazidam IM. Alhamdulillah pembuatan jembatan sling baja bersama TNI sudah selesai,” katanya.
Menurutnya, kondisi di lapangan sangat menantang. Mereka harus menyeberangkan sling baja melalui sungai yang bentangannya hingga 300 meter. Belum termasuk bibir dan pantai sungai.
“Aliran dan arus Krueng Peusangan di lokasi pengerjaan juga sangat deras,” katanya.
Saat ini ada 200 personel PLN yang didatangkan langsung dari pusat ditambah TNI yang terlibat dalam perbaikan tersebut. Sementara tim lainnya di Pidie Jaya, diistirahatkan sejenak, setelah bertugas menyalurkan bantuan di beberapa tempat yang terisolir sebelumnya di kawasan bumoe Japakeh.
Fitriani berharap cuaca tetap kondusif sehingga tim di lapangan bisa bekerja maksimal.










Discussion about this post