MASAKINI.CO – Bank Indonesia menyampaikan warga Aceh yang menjadi korban banjir dan longsor tetap dapat menukarkan uang rusak mereka. Layanan penukaran disediakan di kantor cabang bank terdekat serta di Kantor Perwakilan BI Aceh dan Lhokseumawe, yang buka khusus setiap Selasa dan Kamis pukul 09.00–11.00 WIB.
Selain membuka layanan penukaran uang, Bank Indonesia memastikan bahwa layanan perbankan di Aceh mulai pulih. Berdasarkan hasil koordinasi dan pemantauan, operasional kantor cabang dan ATM di sejumlah wilayah kembali berfungsi, termasuk di Aceh Tamiang yang sebelumnya terdampak parah.
“Meski pasokan listrik belum stabil, tapi layanan perbankan di wilayah tersebut sudah dapat melayani nasabah,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, Rabu (10/12/2025).
Secara umum, seluruh kantor cabang bank dan ATM di Aceh kini telah beroperasi penuh, termasuk di daerah yang terdampak banjir dan longsor seperti Langsa, Pidie Jaya, dan Bener Meriah. Sementara itu, layanan di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Gayo Lues sudah kembali beroperasi sebagian.
Untuk mempercepat pemulihan, perbankan mengirimkan perangkat jaringan seperti modem internet satelit, router, dan switch hub ke titik-titik yang terdampak. Selain itu, sejumlah kantor cabang juga menerapkan pembatasan layanan selama masa pemulihan.
Dengan membaiknya jaringan telekomunikasi, masyarakat diimbau memaksimalkan transaksi nontunai seperti QRIS untuk kebutuhan belanja dan transaksi harian.
“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mengupayakan kelancaran sistem pembayaran di wilayah Aceh. Untuk memastikan dukungan optimal terhadap kelancaran transaksi masyarakat, Kantor Perwakilan BI Aceh didukung secara maksimal oleh BI Sumatera Utara dan Kantor Pusat BI di Jakarta, termasuk dalam pemenuhan ketersediaan uang tunai,” ujarnya.
Agus menjelaskan, BI menjaga ketersediaan uang tunai sesuai kebutuhan minimal daerah. Peredaran uang akan dioptimalkan melalui perbankan agar masyarakat tetap dapat melakukan transaksi seperti biasa.
“Layanan tarik dan setor tunai di kantor cabang maupun ATM juga sudah dapat diakses kembali bertahap di berbagai wilayah,” ujarnya.










Discussion about this post