MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Penyintas Bencana Aceh Butuh Pertolongan Pertama Psikologis

Riska Zulfira by Riska Zulfira
10 Desember 2025
in News
0

Anak-anak pengungsian korban banjir mengikuti aktivitas seperti role play, art therapy, permainan kerja sama, hingga latihan mengelola emosi. | Foto : Dinsos Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Korban bencana hidrometeorologi di Aceh, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, kini tidak hanya membutuhkan bantuan logistik, tetapi juga dukungan pemulihan psikologis. Pada fase darurat ini, Psikolog Zahrani menegaskan bahwa pemberian Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikologis  menjadi langkah penting untuk membantu penyintas kembali stabil secara emosional.

Zahrani menjelaskan, PFA bukan ditujukan untuk langsung menyembuhkan trauma, tetapi untuk menghadirkan rasa aman, mengurangi stres, dan memastikan korban merasa didampingi. “Yang kita lakukan adalah menstabilkan dulu emosinya. Korban harus merasa bahwa mereka tidak sendirian,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

RelatedPosts

Delapan Pelanggar Syariat Islam Dicambuk di Banda Aceh, Empat di Antaranya 100 Kali

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Bertahan Rp7,56 Juta per Mayam

Asap Karhutla Turunkan Jarak Pandang di Aceh Utara hingga 2–3 Kilometer

Menurutnya, PFA dilakukan melalui tiga prinsip utama: Look, Listen, dan Link. Tahap Look dilakukan dengan mengamati kondisi lapangan dan mengidentifikasi siapa yang membutuhkan bantuan serta jenis dukungan yang sesuai.

Pada tahap Listen, pendamping wajib hadir secara empatik, mendengarkan tanpa menghakimi, dan memberi ruang bagi korban untuk bercerita jika mereka siap. “Yang paling penting adalah kehadiran dan mendengarkan secara aktif. Tidak boleh ada paksaan,” kata Zahrani.

Tahap terakhir, Link, bertujuan menghubungkan penyintas dengan dukungan yang mereka perlukan, mulai dari keluarga, jaringan sosial, hingga layanan kesehatan mental. Ia menambahkan, PFA dapat dilakukan tidak hanya oleh psikolog, tetapi juga tenaga kesehatan, pekerja sosial, hingga relawan yang telah mendapat pelatihan.

Zahrani menekankan bahwa rasa aman secara fisik dan emosional merupakan kebutuhan utama korban pada masa darurat. Banyak penyintas yang menahan emosi dan membutuhkan ruang aman untuk mengekspresikan perasaan mereka. “Intinya, jangan biarkan mereka merasa sendiri. Kehadiran kita sangat berarti,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa pemulihan psikologis bukan proses singkat. Trauma dapat membutuhkan pendampingan jangka panjang, bahkan bertahun-tahun. Karena itu, ia mendorong adanya layanan psikososial berkelanjutan, seperti kunjungan rutin ke komunitas dan pelibatan tokoh masyarakat dalam proses pemulihan.

“Intervensi tidak bisa hanya sesaat. Pemulihan membutuhkan dukungan yang panjang dan konsisten,” tutup Zahrani.

Tags: Bencana hidrometeorologiKorban BencanapsikologisPsychological First Aid (PFA)
Previous Post

BREAKING NEWS: Gempa M4,6 Guncang Sabang, Terasa Kuat di Banda Aceh

Next Post

Gempa M4,6 Guncang Banda Aceh Dipicu Aktivitas West Andaman

Related Posts

Hujan Lebat Berpotensi Guyur 17 Wilayah Aceh Hari Ini, Waspada Banjir

by Redaksi
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur 17 kabupaten dan kota di Aceh pada Selasa (13/10/2026). BMKG...

Aceh Bersiap Masuki Musim Hujan, Pemprov Perkuat Sinergi dengan BMKG

by Redaksi
28 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memperkuat sinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring Aceh...

Serapan Anggaran Bencana Aceh Capai Rp498,25 Miliar, Naik Rp41,16 Miliar Sepekan

by Redaksi
27 September 2026
0

MASAKINI.CO – Realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Aceh untuk penanganan bencana hidrometeorologi mencapai Rp498,25 miliar atau 30,16 persen dari...

Next Post

Gempa M4,6 Guncang Banda Aceh Dipicu Aktivitas West Andaman

Banda Aceh Raih Peringkat Pertama Monev Keterbukaan Informasi Aceh 2025

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co