MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Maret 11, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Nyaris Tiga Pekan Pasca bencana, Warga Aceh Masih Bergulat dengan Listrik dan Jaringan 

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 Desember 2025
in Headline, News, Video
0

Ilustrasi listrik padam. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hampir tiga pekan setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Aceh, dampak bencana masih dirasakan warga dalam bentuk gangguan listrik dan jaringan komunikasi bahkan termasuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar yang notabennya tidak terdampak langsung. 

Pemadaman listrik yang berkepanjangan serta terputusnya layanan telepon dan internet membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama di kawasan yang belum mendapat giliran pemulihan.

RelatedPosts

116 Sekolah di Bireuen Direvitalisasi, Pemerintah Kucurkan Rp167,4 Miliar

Harga Emas Hari Ini Turun

Kabur Selama 4 Tahun, DPO Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap

Di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, warga mengeluhkan listrik yang tidak menyala selama 144 jam atau enam hari penuh tanpa giliran pemadaman bergilir. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan beraktivitas pada malam hari, menyimpan bahan makanan, hingga berkomunikasi dengan keluarga.

“Lampu tidak hidup sama sekali selama 144 jam. Tidak ada lagi jadwal pemadaman bergilir, jadi kami benar-benar gelap,” ujar Uci, warga Desa Kajhu, Minggu (14/12/2025). 

Gangguan kelistrikan juga berdampak pada jaringan komunikasi. Di sejumlah wilayah, warga kesulitan mengakses layanan telepon dan internet, memaksa mereka mencari titik tertentu hanya untuk mendapatkan sinyal. Kondisi ini turut menghambat aktivitas kerja, pendidikan, dan pelayanan publik.

Sementara itu, situasi berbeda dirasakan warga Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar terutama di desa Jruek Balee dan sekitarnya. Setelah mengalami pemadaman listrik selama enam hari, aliran listrik di desa tersebut akhirnya kembali normal pada pagi hari ini.

“Kami terakhir mengalami pemadaman bergilir minggu lalu. Setelah enam hari, alhamdulillah tadi pagi listrik sudah kembali menyala,” kata Mia Sofianti, warga Jruek Balee.

Kembalinya listrik disambut dengan rasa lega oleh warga setempat. Aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga akses komunikasi mulai berjalan normal setelah berhari-hari terhenti akibat padamnya aliran listrik.

Untuk mengantisipasi pemadaman lanjutan, Mia mengaku telah bersiap diri alat penerang tradisional. 

Hingga kini, warga berharap pemulihan listrik dan jaringan komunikasi di seluruh wilayah Aceh dapat segera merata, agar kehidupan masyarakat pasca bencana bisa kembali berjalan normal.

Tags: Banda AcehBencana Banjir dan LongsorJaringan InternetJruek BaleeListrik AcehListrik Aceh Padam
Previous Post

1.960 Relawan Ikut Serta dalam Pemulihan Bencana di Aceh

Next Post

UIN Ar Raniry Tiadakan Perkuliahan Semester Ganjil 2025/2026, Diganti dengan Tugas

Related Posts

Polda Aceh Periksa Senjata Api Personel

by Riska Zulfira
10 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Daerah Aceh melakukan pemeriksaan senjata api milik personel di lingkungan Polda Aceh. Pemeriksaan tersebut berlangsung di Meuligoe...

842 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terdampak Banjir Terima Pembayaran UKT Tahap I

UIN Ar-Raniry Buka Penjaringan Calon Rektor Periode 2026-2030

by Redaksi
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Proses penjaringan bakal calon rektor di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh untuk periode 2026–2030 akan dibuka mulai...

Empat Kamar Kos Terbakar Saat Sahur di Banda Aceh, Satu Orang Terluka

by Riska Zulfira
9 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Sebuah rumah kos di Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Leung Bata, Banda Aceh, Senin (9/3/2026) dini hari terbakar saat...

Next Post
UIN Ar-Raniry Dorong Penulisan Ensiklopedia Aceh, Terinspirasi Kiprah Tokoh Lokal

UIN Ar Raniry Tiadakan Perkuliahan Semester Ganjil 2025/2026, Diganti dengan Tugas

Panglima Laot Bireuen: Pungutan Penyeberangan Kuta Blang Tak Sesuai Lembaga Adat Laot

Discussion about this post

CERITA

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co