MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, April 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Nyaris Tiga Pekan Pasca bencana, Warga Aceh Masih Bergulat dengan Listrik dan Jaringan 

Riska Zulfira by Riska Zulfira
14 Desember 2025
in Headline, News, Video
0

Ilustrasi listrik padam. | Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Hampir tiga pekan setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Aceh, dampak bencana masih dirasakan warga dalam bentuk gangguan listrik dan jaringan komunikasi bahkan termasuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar yang notabennya tidak terdampak langsung. 

Pemadaman listrik yang berkepanjangan serta terputusnya layanan telepon dan internet membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama di kawasan yang belum mendapat giliran pemulihan.

RelatedPosts

Sejumlah Buah Tidak Disarankan Disimpan di Kulkas, Ini Diantaranya

Tak Lagi Naik Tangga, Jemaah Haji Aceh Kini Naik Pesawat Lewat Garbarata

Banjir Luapan Rendam Tiga Gampong di Aceh Barat Daya

Di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, warga mengeluhkan listrik yang tidak menyala selama 144 jam atau enam hari penuh tanpa giliran pemadaman bergilir. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan beraktivitas pada malam hari, menyimpan bahan makanan, hingga berkomunikasi dengan keluarga.

“Lampu tidak hidup sama sekali selama 144 jam. Tidak ada lagi jadwal pemadaman bergilir, jadi kami benar-benar gelap,” ujar Uci, warga Desa Kajhu, Minggu (14/12/2025). 

Gangguan kelistrikan juga berdampak pada jaringan komunikasi. Di sejumlah wilayah, warga kesulitan mengakses layanan telepon dan internet, memaksa mereka mencari titik tertentu hanya untuk mendapatkan sinyal. Kondisi ini turut menghambat aktivitas kerja, pendidikan, dan pelayanan publik.

Sementara itu, situasi berbeda dirasakan warga Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar terutama di desa Jruek Balee dan sekitarnya. Setelah mengalami pemadaman listrik selama enam hari, aliran listrik di desa tersebut akhirnya kembali normal pada pagi hari ini.

“Kami terakhir mengalami pemadaman bergilir minggu lalu. Setelah enam hari, alhamdulillah tadi pagi listrik sudah kembali menyala,” kata Mia Sofianti, warga Jruek Balee.

Kembalinya listrik disambut dengan rasa lega oleh warga setempat. Aktivitas rumah tangga, usaha kecil, hingga akses komunikasi mulai berjalan normal setelah berhari-hari terhenti akibat padamnya aliran listrik.

Untuk mengantisipasi pemadaman lanjutan, Mia mengaku telah bersiap diri alat penerang tradisional. 

Hingga kini, warga berharap pemulihan listrik dan jaringan komunikasi di seluruh wilayah Aceh dapat segera merata, agar kehidupan masyarakat pasca bencana bisa kembali berjalan normal.

Tags: Banda AcehBencana Banjir dan LongsorJaringan InternetJruek BaleeListrik AcehListrik Aceh Padam
Previous Post

1.960 Relawan Ikut Serta dalam Pemulihan Bencana di Aceh

Next Post

UIN Ar Raniry Tiadakan Perkuliahan Semester Ganjil 2025/2026, Diganti dengan Tugas

Related Posts

Besok Sirene Bencana Berbunyi di Banda Aceh, Warga Diminta Tidak Panik

by Riska Zulfira
25 April 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh akan membunyikan sirene Early Warning System (EWS) pada Minggu, 26...

Polisi Bongkar Gudang Rokok Ilegal di Asrama, Dua Mahasiswa Diamankan

by Riska Zulfira
24 April 2026
0

MASAKINI.CO - Peredaran rokok ilegal di Banda Aceh terbongkar. Dua mahasiswa asal Bireuen diamankan aparat Satreskrim Polresta Banda Aceh setelah...

12.648 Peserta Ikut UTBK SNBT di Universitas Syiah Kuala

12.648 Peserta Ikut UTBK SNBT di Universitas Syiah Kuala

by Ulfah
22 April 2026
0

MASAKIINI.CO - Sebanyak 12.648 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun 2026 mengikuti ujian...

Next Post
UIN Ar-Raniry Dorong Penulisan Ensiklopedia Aceh, Terinspirasi Kiprah Tokoh Lokal

UIN Ar Raniry Tiadakan Perkuliahan Semester Ganjil 2025/2026, Diganti dengan Tugas

Panglima Laot Bireuen: Pungutan Penyeberangan Kuta Blang Tak Sesuai Lembaga Adat Laot

Discussion about this post

CERITA

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co