MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Februari 17, 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Melahirkan di Tengah Bencana, Rumiana Dievakuasi Udara Demi Selamatkan Ibu dan Bayi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Desember 2025
in Cerita
0

Seorang ibu asal Aceh Tengah menggendong bayi laki-laki setelah proses melahirkan di Banda Aceh | foto: BFLF Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah bencana banjir dan longsor yang melumpuhkan sejumlah wilayah di Aceh, Rumiana akhirnya bisa tersenyum. Perempuan asal Aceh Tengah itu selamat melahirkan seorang bayi laki-laki, setelah menjalani perjalanan darurat yang tidak mudah demi mendapatkan layanan medis.

Bencana yang melanda Aceh tidak hanya merusak rumah dan memutus akses transportasi, tetapi juga memaksa warga menghadapi situasi genting saat kebutuhan kesehatan tak bisa ditunda. Kondisi itulah yang dialami Rumiana, yang harus dievakuasi menggunakan helikopter ke Banda Aceh untuk menjalani persalinan.

RelatedPosts

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

Rumiana tiba di Banda Aceh pada 4 Desember 2025 sebagai pasien rujukan persalinan darurat. Evakuasi udara dilakukan karena jalur darat menuju fasilitas kesehatan rujukan terputus akibat banjir dan longsor.

“Dalam kondisi darurat dan akses jalan terputus, evakuasi udara menjadi satu-satunya pilihan agar ibu dan bayi bisa mendapatkan penanganan medis yang aman,” ujar Ketua Blood For Life Foundation (BFLF), Michael Octaviano, di Banda Aceh, Senin (15/12/2025).

Dua hari setelah dievakuasi, Rumiana menjalani operasi caesar di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Pada 6 Desember 2025, ia melahirkan seorang bayi laki-laki dalam kondisi sehat. Bayi itu diberi nama Muhammad Heli Yudha Pratama, nama yang merekam perjalanan kelahirannya di tengah situasi bencana.

Namun perjuangan Rumiana belum sepenuhnya berakhir. Pasca persalinan, ia dan keluarganya belum dapat kembali ke kampung halaman. Bencana yang masih melanda Aceh Tengah membuat akses transportasi belum pulih, sehingga kepulangan harus ditunda.

“Saat ini mereka tinggal sementara di Rumah Singgah BFLF bersama empat anak lainnya, sambil menunggu kondisi yang memungkinkan untuk pulang dengan aman,” kata Michael.

BFLF mencatat, Rumiana bukan satu-satunya pasien terdampak bencana yang tertahan di Banda Aceh. Sejumlah pasien dan keluarga lain juga masih menetap di rumah singgah karena daerah asal mereka belum dapat dijangkau.

Dalam kondisi darurat ini, Rumah Singgah BFLF tak hanya menjadi tempat tinggal sementara pasca perawatan medis, tetapi juga berfungsi sebagai posko darurat bagi keluarga korban bencana yang terhambat mobilitasnya.

Selain menampung pasien, BFLF terus menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak banjir dan longsor, termasuk ke Aceh Tengah. Dalam beberapa kondisi, relawan bahkan harus berjalan kaki untuk menembus lokasi terisolasi demi mengantarkan obat-obatan dan kebutuhan mendesak warga.

Tags: Banjir AcehBencana AcehEvakuasi HelikopterIbu HamilLongsor AcehPersalinan DaruratRSUZA Banda Aceh
Previous Post

Air Surut, Trauma Tertinggal: Relawan Saksikan Luka Psikologis Korban Banjir Aceh

Next Post

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Barat Aceh, Utara–Timur Masih Aman

Related Posts

Pemerintah Salurkan Bantuan Stimulan Rumah Rusak ke 23 Kabupaten/Kota di Aceh

by Ulfah
13 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah menyerahkan bantuan stimulan bagi rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) akibat bencana banjir dan longsor...

Aceh Usul Penghapusan Sementara Barcode BBM Jelang Ramadan dan Idul Fitri

by Riska Zulfira
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah kembali mengusulkan penghapusan sementara kebijakan barcode pembelian BBM selama masa transisi pemulihan bencana di...

Kegiatan Padat Karya Tunai di Aceh Libatkan 20an Ribu Warga

by Ulfah
10 Februari 2026
0

MASAKINI.CO -  Kegiatan Padat Karya Tunai melibatkan sekitar 20-an ribu warga sekitar lokasi pembersihan dan pemulihan daerah terdampak banjir dan...

Next Post

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Barat Aceh, Utara–Timur Masih Aman

Influencer Turki Tersentuh Kisah Korban Banjir Aceh Tamiang, Warga Minta Al-Qur’an

Discussion about this post

CERITA

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

Dari Aceh ke Jakarta Lewat Layar: Cerita Irhamna Menemukan Ritme Kerja yang Lebih Tenang

1 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co