MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Air Surut, Trauma Tertinggal: Relawan Saksikan Luka Psikologis Korban Banjir Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Desember 2025
in News
0

Relawan Masyarakat Indrapuri yang tergabung dalam Solidaritas Remaja Masjid Peduli Bencana Banjir Aceh menyerahkan bantuan ke korban bencana di Bireun | foto: dok untuk masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis bagi para korban. Di beberapa lokasi terdampak, warga masih terlihat cemas dan trauma, terutama mereka yang kehilangan rumah dan harta benda akibat derasnya arus banjir.

Kondisi tersebut disaksikan langsung oleh para relawan Masyarakat Indrapuri yang tergabung dalam Solidaritas Remaja Masjid Peduli Bencana Banjir Aceh. Sejak awal Desember, para relawan turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak, khususnya di Kecamatan Juli, Bireun dan sekitarnya.

RelatedPosts

Mahasiswa USK Ditemukan Meninggal di Asrama, Polisi Lakukan Penyelidikan

Mahasiswa di Banda Aceh Hilang Terseret Arus di Pantai Lhok Ketapang

Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Meninggal di Banda Aceh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Salah seorang relawan, Isra Aulia, mengatakan banyak warga yang masih sulit melupakan peristiwa banjir yang datang secara tiba-tiba. Beberapa korban bahkan terlihat gemetar saat menceritakan kembali kejadian yang mereka alami.

“Di lapangan kami temui warga yang masih trauma. Ada ibu-ibu yang menangis saat melihat kondisi rumahnya,” ujar Isra, Senin (15/12/2025).

Perjalanan relawan menuju lokasi bencana pun tidak mudah. Sejumlah jalan masih tergenang air dan dipenuhi lumpur, sehingga kendaraan harus berjalan perlahan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah relawan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

Setibanya di lokasi, relawan melihat langsung dampak parah banjir. Banyak rumah rusak, sebagian hanyut terbawa arus, sementara perabotan dan barang berharga warga tak sempat diselamatkan. Aktivitas masyarakat lumpuh, dan kebutuhan makan sehari-hari menjadi persoalan utama.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, serta uang tunai yang dihimpun dari masyarakat Indrapuri. Penyaluran dilakukan langsung kepada warga terdampak dengan melibatkan tokoh setempat agar bantuan tepat sasaran.

Menurut Isra, kehadiran relawan bukan hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga memberi dukungan moral bagi para korban. “Kami datang bukan hanya membawa sembako, tapi juga ingin memberi semangat. Sekadar berbincang dan mendengarkan cerita mereka ternyata sangat berarti,” katanya.

Meski bantuan mulai berdatangan, kondisi warga belum sepenuhnya pulih. Banyak korban masih membutuhkan pangan, air bersih, serta tempat tinggal yang layak. Trauma akibat bencana juga masih membekas, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Para relawan berharap kepedulian masyarakat terus berlanjut agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat. “Korban banjir masih sangat membutuhkan perhatian. Kami berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu,” tutup Isra.

Tags: Bencana AcehBireunSolidaritas Masyarakat IndrapuriTrauma Korban
Previous Post

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Berpotensi Terjadi Tiga Hari ke Depan di Aceh

Next Post

Melahirkan di Tengah Bencana, Rumiana Dievakuasi Udara Demi Selamatkan Ibu dan Bayi

Related Posts

PFI Luncurkan Buku Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana dalam 130 Foto Jurnalistik

by Aininadhirah
3 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) meluncurkan buku Prahara Pulau Emas sebagai bagian dari rangkaian pameran foto jurnalistik bertajuk sama...

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delapan bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah Aceh, Yayasan APEL Green Aceh menyoroti masih berlangsungnya aktivitas yang...

Angin Kencang Rusak 58 Huntara di Aceh Utara, Belasan Unit Hancur

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Puluhan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, rusak setelah diterjang angin kencang yang terjadi secara...

Next Post

Melahirkan di Tengah Bencana, Rumiana Dievakuasi Udara Demi Selamatkan Ibu dan Bayi

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Barat Aceh, Utara–Timur Masih Aman

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co