MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Melahirkan di Tengah Bencana, Rumiana Dievakuasi Udara Demi Selamatkan Ibu dan Bayi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
15 Desember 2025
in Cerita
0

Seorang ibu asal Aceh Tengah menggendong bayi laki-laki setelah proses melahirkan di Banda Aceh | foto: BFLF Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah bencana banjir dan longsor yang melumpuhkan sejumlah wilayah di Aceh, Rumiana akhirnya bisa tersenyum. Perempuan asal Aceh Tengah itu selamat melahirkan seorang bayi laki-laki, setelah menjalani perjalanan darurat yang tidak mudah demi mendapatkan layanan medis.

Bencana yang melanda Aceh tidak hanya merusak rumah dan memutus akses transportasi, tetapi juga memaksa warga menghadapi situasi genting saat kebutuhan kesehatan tak bisa ditunda. Kondisi itulah yang dialami Rumiana, yang harus dievakuasi menggunakan helikopter ke Banda Aceh untuk menjalani persalinan.

RelatedPosts

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

Rumiana tiba di Banda Aceh pada 4 Desember 2025 sebagai pasien rujukan persalinan darurat. Evakuasi udara dilakukan karena jalur darat menuju fasilitas kesehatan rujukan terputus akibat banjir dan longsor.

“Dalam kondisi darurat dan akses jalan terputus, evakuasi udara menjadi satu-satunya pilihan agar ibu dan bayi bisa mendapatkan penanganan medis yang aman,” ujar Ketua Blood For Life Foundation (BFLF), Michael Octaviano, di Banda Aceh, Senin (15/12/2025).

Dua hari setelah dievakuasi, Rumiana menjalani operasi caesar di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Pada 6 Desember 2025, ia melahirkan seorang bayi laki-laki dalam kondisi sehat. Bayi itu diberi nama Muhammad Heli Yudha Pratama, nama yang merekam perjalanan kelahirannya di tengah situasi bencana.

Namun perjuangan Rumiana belum sepenuhnya berakhir. Pasca persalinan, ia dan keluarganya belum dapat kembali ke kampung halaman. Bencana yang masih melanda Aceh Tengah membuat akses transportasi belum pulih, sehingga kepulangan harus ditunda.

“Saat ini mereka tinggal sementara di Rumah Singgah BFLF bersama empat anak lainnya, sambil menunggu kondisi yang memungkinkan untuk pulang dengan aman,” kata Michael.

BFLF mencatat, Rumiana bukan satu-satunya pasien terdampak bencana yang tertahan di Banda Aceh. Sejumlah pasien dan keluarga lain juga masih menetap di rumah singgah karena daerah asal mereka belum dapat dijangkau.

Dalam kondisi darurat ini, Rumah Singgah BFLF tak hanya menjadi tempat tinggal sementara pasca perawatan medis, tetapi juga berfungsi sebagai posko darurat bagi keluarga korban bencana yang terhambat mobilitasnya.

Selain menampung pasien, BFLF terus menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak banjir dan longsor, termasuk ke Aceh Tengah. Dalam beberapa kondisi, relawan bahkan harus berjalan kaki untuk menembus lokasi terisolasi demi mengantarkan obat-obatan dan kebutuhan mendesak warga.

Tags: Banjir AcehBencana AcehEvakuasi HelikopterIbu HamilLongsor AcehPersalinan DaruratRSUZA Banda Aceh
Previous Post

Air Surut, Trauma Tertinggal: Relawan Saksikan Luka Psikologis Korban Banjir Aceh

Next Post

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Barat Aceh, Utara–Timur Masih Aman

Related Posts

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delapan bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah Aceh, Yayasan APEL Green Aceh menyoroti masih berlangsungnya aktivitas yang...

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

by Ahmad Mufti
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memulai gerakan tanam padi perdana pascabencana hidrometeorologi di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh...

Enam Bulan Pascabencana, Gubernur Minta Prioritas Pemulihan Sawah dan Irigasi Terdampak

by Redaksi
10 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pemulihan dampak banjir dan longsor...

Next Post

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Barat Aceh, Utara–Timur Masih Aman

Influencer Turki Tersentuh Kisah Korban Banjir Aceh Tamiang, Warga Minta Al-Qur’an

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co