MASAKINI.CO – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mata Ie mencatat sebanyak 44 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Aceh dan sekitarnya selama periode 1 hingga 19 Desember 2025.
Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Abdi Jihad menyebutkan dari total 44 gempa tersebut, lima kejadian dilaporkan dirasakan oleh masyarakat, sementara 39 gempa lainnya tidak dirasakan karena berkekuatan kecil atau terjadi pada kedalaman tertentu.
Berdasarkan magnitudo, gempa di Aceh didominasi gempa berkekuatan sedang. Tercatat 26 gempa bermagnitudo 3 hingga 5, kemudian 17 gempa bermagnitudo di bawah 3. Sementara itu, satu gempa tercatat bermagnitudo di atas 5, dengan magnitudo maksimum 5,4.
Dari sisi kedalaman, aktivitas gempa di Aceh sebagian besar merupakan gempa dangkal. “Terdapat 41 gempa terjadi pada kedalaman kurang dari 60 kilometer sisanya gempa terjadi di bawah kedalaman menengah,” sebutnya, Minggu (21/12/2025).
Selain itu, tiga gempa berkedalaman menengah antara 60 hingga 300 kilometer, dan tidak ditemukan gempa dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer. Kedalaman gempa tercatat berkisar antara 1 hingga 125 kilometer.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada dan terus memantau informasi resmi dari BMKG,” jelasnya.








Discussion about this post