MASAKINI.CO – Di saat banjir dan longsor memutus akses jalan serta melumpuhkan transportasi di berbagai wilayah Aceh, tekad seorang pria asal Takengon, Aceh Tengah, justru tak tergoyahkan. Ia memilih melangkah dengan kakinya sendiri, menembus jarak ratusan kilometer demi tetap sampai ke hari akad pernikahannya.
Kisah tersebut kemudian menyebar luas di media sosial setelah diunggah akun Instagram @handoko_115 pada 13 Desember lalu. Unggahan bertuliskan “rela jalan kaki dari Takengon ke Lhoksukon demi akad nikah” itu telah ditonton lebih dari 80 ribu kali, mengundang simpati, doa, dan kekaguman warganet atas keteguhan langkah
Belakangan diketahui, Handoko berjalan kaki sejauh 136 kilometer dari Takengon menuju Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, tempat calon istrinya, Uliya, menunggu. Perjalanan panjang itu ia tempuh lantaran akses transportasi darat lumpuh akibat banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tengah hingga pesisir Aceh.
Jalur Takengon–Lhoksukon yang biasanya bisa dilalui kendaraan bermotor berubah menjadi medan berat. Jalanan rusak, tertimbun batu besar, lumpur tebal, hingga gelondongan kayu sisa amukan banjir. Namun bagi Handoko, setiap langkah yang diayunkan adalah bentuk komitmen untuk menepati janji, meski tubuhnya harus menanggung lelah dan risiko di sepanjang perjalanan.
Banyak warganet mengaku terharu melihat ketulusan Handoko yang tetap menempatkan akad nikah sebagai ibadah yang harus diperjuangkan, bahkan di tengah bencana.
Di saat alam menguji dengan kerusakan dan kehilangan, kisah Ahmad Handoko hadir sebagai pengingat bahwa harapan dan tekad manusia tetap bisa menemukan jalannya—meski harus ditempuh dengan kaki sendiri.










Discussion about this post