MASAKINI.CO – Manchester United semakin berpeluang menjual Bruno Fernandes pada jendela transfer Januari mendatang, sesuai informasi sumber terpercaya. Pemain bintang berusia 31 tahun ini menjadi incaran kuat dari klub-klub di Arab Saudi, dengan beberapa pihak siap menawarkan paket kontrak yang besar untuk merealisasikan perpindahan bulan depan.
Fernandes sebelumnya telah mengungkapkan secara terbuka bahwa Manchester United berencana menjualnya ke klub Saudi Al-Hilal pada musim panas lalu. Kemungkinan perpindahan di Januari sempat mengalami kendala setelah dia mengalami cedera saat timnya kalah 2-1 dari Aston Villa. Namun, sumber menyatakan bahwa peluang dia hengkang dalam beberapa pekan ke depan “lebih besar dari sebelumnya”.
Ini menjadi salah satu kesempatan terakhir bagi Manchester United, untuk mendapatkan biaya transfer besar dari gelandang kreatif yang telah menjadi pemain kunci klub selama enam tahun di Old Trafford. Kondisi ini membuat kemungkinan Fernandes sudah bermain untuk yang terakhir kalinya dengan klub tersebut menjadi sangat nyata.
Mantan kepala scout Manchester United, Mick Brown mengatakan kepada Football Insider pada bulan Mei, bahwa klub telah merencanakan penjualan Fernandes setelah diskusi internal yang dilakukan secara tertutup. “Wawancara terbuka yang dilakukan pemain tersebut baru-baru ini mengkonfirmasi sikap itu,” mengutip footballinsider, Senin (29/12/2025). “Karena Manchester United ingin menjualnya untuk mengumpulkan dana dan berinvestasi pada bagian lain tim.
Dilaporkan bahwa pemain timnas Portugal ini memiliki klausa pelepasan senilai sekitar £52,5 juta yang dapat diaktifkan oleh klub di luar Liga Primer Inggris. Oktober lalu, Fernandes mengungkapkan tidak berencana hengkang pada jendela transfer musim tengah, namun perkembangan terkini kemungkinan telah mengubah keputusannya.
Pada musim panas lalu, Fernandes telah menolak tawaran dari Al-Hilal karena ingin membantu Manhester United meningkatkan performa setelah musim lalu yang kurang memuaskan.
Saat ini tim yang dipimpin Ruben Amorim berada di posisi keenam klasemen Liga Primer Inggris setelah 18 pertandingan, menunjukkan kemajuan yang jelas dibandingkan musim lalu. Kemenangan atas Newcastle pada laga terakhir semakin memperkuat posisi mereka di klasemen, sekaligus mengurangi tekanan pada jabatan pelatih kepala.










Discussion about this post