MASAKINI.CO – Dua jembatan Bailey di Kabupaten Aceh Tenggara telah rampung. Jembatan-jembatan ini masing-masing Jembatan Bailey Mengkudu sepanjang 36 meter dan Jembatan Bailey Penanggalan sepanjang 48 meter, terletak di Jalan Lintas Tengah ruas Kutacane–Blangkejeren.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan Pemasangan jembatan ini bertujuan untuk memulihkan mobilitas masyarakat serta memastikan kelancaran arus logistik dan bantuan selama masa pemulihan pascabencana.
Jembatan Mengkudu, yang berada di Desa Katimaju, Kecamatan Darul Hasanah, sudah dapat dilintasi sejak 23 Desember 2025 lalu. Sementara itu, Jembatan Penanggalan di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe, mulai beroperasi pada Minggu (28/12/2025).
“Proses pemasangan masing-masing jembatan memakan waktu 15 hari dan 6 hari,” katanya, Rabu (31/12/2025).
Jembatan Mengkudu memiliki lebar efektif 3,7 meter dan tinggi truss 2,4 meter, dengan kapasitas beban maksimum 40 ton. Jembatan Penanggalan, dengan lebar efektif yang sama dan tinggi truss 3,25 meter, juga mampu menahan beban hingga 40 ton, sehingga mendukung kelancaran angkutan logistik.
Sebelum pemasangan jembatan, akses di kedua lokasi sempat terputus, dan masyarakat mengandalkan lintasan darurat. Jembatan Mengkudu dipasang di atas box culvert pada aliran air pegunungan menuju Sungai Alas, sementara Jembatan Penanggalan berada pada aliran air pegunungan yang sama.
Selain pemasangan jembatan, Hutama Karya juga melakukan pembuatan tanggul dan pengalihan aliran sungai di sekitar Sungai Jembatan Natam untuk mencegah luapan yang dapat memutus akses kembali. Normalisasi sungai juga dilakukan di Simpur Jaya untuk memperlancar aliran dan mempercepat pembersihan material bawaan banjir.
Hutama Karya juga membuka jalan akses baru pada ruas Kutacane–Gayo Lues, serta membersihkan lumpur dan longsoran pada Jalan Akses Ketambe dan Jalan Naga Kesiangan. Pembukaan akses juga dilakukan di beberapa titik permukiman seperti Tangsaran, Tetumpun, Ise-ise, dan Rikit Gaib.










Discussion about this post