MASAKINI.CO – Liverpool telah melakukan pembenahan staf pelatih dengan memberhentikan pelatih set-piece, usai performa tim terganggu akibat kesulitan dalam menangani situasi bola mati di awal musim. Klub juara bertahan ini terus terbobol dan gagal memanfaatkan peluang dari tendangan sudut, tendangan bebas, maupun lemparan masuk.
Dalam Liga Primer, Liverpool menunjukkan hasil paling buruk di kedua sisi permainan set-piece, baik saat bertahan maupun menyerang. Di antara semua tim di lima liga utama Eropa, mereka menjadi yang paling banyak kebobolan dari serangan set-piece bukan penalti dengan jumlah 12 gol. Sebaliknya, tim hanya berhasil mencetak 3 gol dari situasi serupa sepanjang musim ini.
Saat ini Liverpool berada di peringkat keempat klasemen setelah mampu mengakhiri rentetan kekalahan dengan catatan enam laga tanpa kekalahan. Namun, mereka masih tertinggal 10 poin dari tim pemimpin Arsenal. Kapten klub Virgil van Dijk menyebut kerentanan di set-piece sebagai masalah yang sangat merusak peluang tim.
Klub secara resmi mengkonfirmasi bahwa Aaron Briggs telah mengakhiri jabatannya sebagai pelatih set-piece. Briggs bergabung dengan Liverpool pada Juli 2024, sebagai pelatih pengembangan individu dan turut membantu klub meraih gelar Liga Primer musim lalu, sebagai bagian dari tim pelatih Arne Slot. Klub mengucapkan terima kasih dan memberikan doa terbaik untuknya.
Sebanyak sembilan tim telah berhasil memanfaatkan kelemahan Liverpool di set-piece selama musim ini, di antaranya Newcastle, Crystal Palace, Manchester United, Brentford, Manchester City, Nottingham Forest, Leeds, Tottenham, dan yang terakhir adalah Wolves. Beberapa di antaranya bahkan melakukannya lebih dari satu kali.
Setelah memenangkan laga 2-1 atas Wolves, di mana tim kembali kebobolan dari tendangan sudut, Van Dijk menegaskan bahwa meskipun banyak set-piece berhasil dibela dengan baik, jumlah kebobolan yang tinggi harus segera diperbaiki. “Lebih dari 75% kasus kebobolan terjadi pada fase kedua serangan lawan, bukan kontak pertama,” mengutip keterangan resminya, Kamis (1/1/2025).
Manajer Arne Slot juga menyatakan bahwa performa set-piece saat ini sangat mengecewakan, mengingat musim lalu klub tidak kebobolan sama sekali dari situasi tersebut hingga paruh pertama musim.










Discussion about this post