MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Produksi 16,11 Juta Ton, Indonesia Capai Swasembada Jagung

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
6 Januari 2026
in Nasional
0

Petani panen jagung. I Foto: Humas Badan Pangan Nasional

Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

MUI: Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Berbeda

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

BI Luncurkan GPIPS, Jurus Baru Jaga Harga Pangan dan Stabilkan Inflasi

MASAKINI.CO – Indonesia berhasil menutup tahun 2025 dengan prestasi gemilang di sektor pangan, khususnya pada komoditas jagung. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi Jagung Pipilan Kering (JPK) dengan kadar air 14 persen mencapai angka 16,11 juta ton, melebihi kebutuhan nasional yang tercatat sekitar 15,64 juta ton sehingga menghasilkan surplus 0,47 juta ton.

Kondisi surplus tersebut berdampak positif pada stok akhir tahun. Berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Nasional yang disusun bersama oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan kementerian terkait, stok carry over dari 2025 ke 2026 diperkirakan mencapai 4,5 juta ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama hampir tiga bulan, mengingat kebutuhan bulanan jagung sekitar 1,4 juta ton.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan bahwa surplus dan stok yang solid tersebut menunjukkan Indonesia telah mencapai swasembada jagung pada tahun 2025. “Kebutuhan jagung sepanjang tahun, terutama untuk pakan ternak, dapat terpenuhi sepenuhnya dari hasil produksi petani dalam negeri tanpa adanya ketergantungan pada impor,” kata I Gusti dalam keterangan resminya.

Berdasarkan kondisi tersebut, pemerintah menetapkan kebijakan strategis untuk tahun 2026 dengan tidak melakukan impor jagung untuk keperluan apapun. “Dengan kondisi stok dan produksi seperti ini, pemerintah sepakat tidak perlu melakukan impor jagung pada 2026, baik untuk pakan, benih, maupun konsumsi rumah tangga,” tegas Ketut.

Pemerintah juga memproyeksikan produksi jagung nasional pada 2026 akan meningkat menjadi sekitar 18 juta ton. Peningkatan produksi ini diharapkan dapat menjamin pemenuhan kebutuhan dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan, sehingga stok akhir tahun 2026 diperkirakan tetap berada di kisaran 4,5 juta ton. Selain itu, dengan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi, ekspor jagung diproyeksikan mencapai sekitar 52,9 ribu ton tanpa mengganggu pasokan dalam negeri.

Ketut menambahkan bahwa pemerintah akan terus memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik agar harga tetap stabil dan pasar berjalan wajar. “Ini menunjukkan kerja keras petani kita membuahkan hasil. Produksi jagung nasional semakin solid, dan pemerintah akan terus memastikan hasil panen terserap dengan baik,” ucapnya. Komitmen ini sejalan dengan arahan Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, yang selalu mengutamakan keberpihakan kepada petani, salah satunya melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah direalisasikan sebanyak 51,2 ribu ton hingga pertengahan November 2025.

Tags: Kebijakan Impor JagungKebutuhan Jagung NasionalProduksi Jagung IndonesiaStok JagungSwasembada Jagung
Previous Post

Pemprov Aceh Terima Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri

Next Post

UMP Aceh 2026 Naik 6,7 Persen Jadi Rp3,93 Juta

Related Posts

No Content Available
Next Post

UMP Aceh 2026 Naik 6,7 Persen Jadi Rp3,93 Juta

Ramalan Tak Terbukti, Nabi Nuh Palsu Ditangkap Polisi

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co