MASAKINI.CO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar menegaskan bahwa pengangkatan aparatur gampong wajib mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Penegasan ini disampaikan untuk menghentikan polemik yang masih berkembang di tengah masyarakat.
Kepala DPMG Aceh Besar, Carbaini, mengatakan ketidakpahaman terhadap aturan berpotensi memicu konflik sosial apabila tidak segera diluruskan.
“Pengangkatan aparatur gampong tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Semua harus mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan,” kata Carbaini saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Ia menegaskan, dasar hukum pengangkatan aparatur gampong telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta diperkuat dengan Qanun Aceh Besar Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemerintahan Gampong.
Menurutnya, regulasi tersebut menetapkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi calon aparatur gampong, di antaranya berusia 20 hingga 42 tahun, memiliki ijazah SMA atau sederajat, serta berdomisili di gampong setempat minimal satu tahun.
Carbaini menyebut, calon aparatur yang telah memenuhi persyaratan akan diusulkan oleh keuchik, kemudian melalui proses rekomendasi dan verifikasi sesuai mekanisme sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan Keuchik.
Ia juga meminta pihak kecamatan memperkuat sosialisasi aturan kepada masyarakat dan para keuchik, terutama keuchik yang baru menjabat, agar tidak terjadi perbedaan penafsiran di lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Darul Imarah, Hasrul Fuadi, menegaskan pihak kecamatan tetap berpegang pada ketentuan hukum yang berlaku dalam memberikan rekomendasi.
“Kami hanya merekomendasikan calon aparatur yang memenuhi syarat sesuai aturan. Usulan tersebut juga akan diverifikasi kembali oleh pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Di sisi lain, warga Darul Imarah, Mawardi, berharap polemik terkait pengangkatan aparatur gampong tidak berlarut-larut karena dapat mengganggu jalannya pemerintahan gampong.
Ia menilai kejelasan aturan penting agar pelayanan publik dan program pembangunan di tingkat gampong dapat berjalan optimal.










Discussion about this post